Page 27 - Pendidikan Pancasila SMA Kelas XI
P. 27

No.                Periode Pelaksanaan                              UUD yang Berlaku

                    3.  17 Agustus 1950–5 Juli 1959                     UUD Sementara 1950
                    4.  5 Juli 1959–sekarang                            UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945,
                                                                        Tahun 1999–2002 terdapat amen demen UUD NRI Tahun
                                                                        1945


                      Meskipun UUD NRI  Tahun 1945 telah mengalami beberapa
                  pergantian  dan perubahan,  namun  semua UUD  dalam  Pembukaannya
                  menegaskan bahwa Negara Indonesia berdasarkan Pancasila yang
                  mengandung lima sila yang saling berkaitan. Dalam rangkaian perubahan
                  UUD, rumusan redaksionalnya pernah mengalami perubahan, tetapi
                  urutan silanya tetap. Rumusan Pancasila dalam Pembukaan Konstitusi
                  RIS dan UUDS 1950 seperti terlihat dalam tabel berikut.
                                              Tabel 1.5 Rumusan Pancasila pada KRIS dan UUDS 1950

                   No.         Sila                    Konstitusi RIS                         UUDS 1950

                    1.  Pertama            Ketuhanan Yang Maha Esa              Ketuhanan Yang Maha Esa
                    2.  Kedua              Peri kemanusiaan                     Kemanusiaan yang adil dan beradab
                    3.  Ketiga             Kebangsaan                           Persatuan Indonesia

                    4.  Keempat            Kerakyatan                           Kedaulatan rakyat
                    5.  Kelima             Keadilan sosial                      Keadilan sosial



                      Meskipun susunan redaksinya mengalami perubahan, namun
                  kandungan nilai (prinsip-prinsip pokok) setiap sila secara sub-
                  stantif tidak berubah. Peristiwa penting yang berkaitan dengan
                  dasar negara terjadi dalam Sidang Konstituante pada kurun waktu
                  1956–1959. Konstituante dibentuk berdasarkan hasil Pemilu
                  1955 untuk membentuk  konstitusi  baru bagi  negara Republik
                  Indonesia sebagai pengganti Undang-Undang Dasar Sementara
                  1950. Karena perdebatan yang sengit dan tidak mencapai kon-
                  sensus tentang Undang-Undang Dasar baru sebagai pengganti
                  UUDS 1950 sampai dengan tahun 1959, akhirnya Presiden         Sumber: https://bit.ly/3N07PlO
                  mengeluarkan Dekrit Presiden 5 Juli 1959 yang mengembalikan   Gambar 1.8  Presiden  Sukarno  membacakan  Dekrit
                                                                                Presiden 5 Juli 1959
                  konstitusi Indonesia ke UUD NRI Tahun 1945.
                      Rumusan final Pancasila sebagai dasar negara dan secara konstitu-
                  sional mengikat dalam kehidupan kebangsaan dan kenegaraan bukanlah
                  rumusan Pancasila pada 1 Juni 1945 ataupun 22 Juni 1945, melainkan
                  versi tanggal 18 Agustus 1945. Rumusan itu mendapat pengukuhan
                  setelah  Dekrit  Presiden 5  Juli 1959.  Berdasarkan  Lembaran  Negara  RI
                  Nomor 75 Tahun 1959, rumusan Pancasila dalam Dekrit Presiden 5 Juli
                  1959 sama dengan rumusan yang terdapat dalam Pembukaan UUD NRI
                  Tahun 1945 tanggal 18 Agustus 1945 dengan sedikit perubahan pada
                  rumusan sila keempat, yaitu permusyawaratan-perwakilan diubah menjadi
                  permusyawaratan/perwakilan sesuai yang terdaftar dalam Berita Republik
                  Indonesia Tahun II Nomor 7.


                                                                              Bab I  Menerapkan Sila-Sila Pancasila  13
   22   23   24   25   26   27   28   29   30   31   32