Page 12 - E-modul Anorganik Satu semester
P. 12
KARBON
Unsur karbon membentuk sangat banyak senyawa organik, dan dewasa ini
berkembang pula senyawa organometalik dengan atom karbon terikat secara koordinasi pada
ionlogam; selain itu secara tradisi dikenal pula dalam senyawa anorganik. Karbon dalam
2
2
2
keadaan dasar (ground state) mempunyai konfigurasi elektronik 1s 2s 2p . Kemampuannya
membentuk empat ikatan kovalen tunggal menyarankan bahwa atom C mengalami hibridisasi
1
1
2
1
1
sp3(sesuai bangun tetrahedron) dengan konfigurasi elektronik tereksitasi 1s 2s 2p x 2p y 2p z .
Sifat unik atom karbon adalah kemampuannya membentuk ikatan antara dirinya sendiri, baik
secara kovalen tunggal maupun ganda-rangkap dua maupun tiga, menghasilkan rantai yang
tak terbatas baik terbuka maupun tertutup dan dengan atau tanpa cabang. Ikatan kovalen
-1
-1
tunggal C-C cukup kuat yaitu ~ 356 kJ mol sedangkan untuk Si-Si hanya ~ 226 kJ mol , C-
-1
-1
0 - 335 kJ mol dan Si-O 368 kJ mol .
4+
2-
Kation C tidak pernah dijumpai, tetapi karbon dapat berbentuk anion C 2 atau
4-
kadang-kadang C hanya dalam senyawa dengan logam yang sangat elektropositif. Dalam
4-
2-
senyawa-senyawa anorganik, karbon mempunyai bilangan oksidasi - 4 (C ), -1 (C 2 ), + 2
(CO), atau + 4 (CO 2, CCl 4). Unsur karbon tidak sangat reaktif, dan reaksinya memerlukan
temperatur tinggi. Dibanding dengan atom-atom nitrogen, oksigen, fluorin, klorin, dan
bromin, karbon mempunyai skala elektronegatif lebih rendah, 2,5.
Kenampakannya, karbon termasuk semi logam karena sifat fisiknya, seperti
menghantar listrik, meskipun kurang efektif daripada logam; tetapi, sifat-sifat kimiawinya
karbon termasuk non logam. Karbon bersifat sebagai semikonduktor mirip silikon dan
germaniumempunyai struktur Kristal yang stabil yang tersusun oleh jaringan ikatan kovalen
C-C, berbeda dengan unsur-unsur non logam lainnya yang tiap molekulnya tersusun oleh
atom-atom dengan jumlah tertentu (diskret) seperti F 2, Cl 2, Br 2, I 2, H 2, O 2, P 4, S 8, dan
sebagainya.
Karbon secara alamiah terdapat dalam dua bentuk kristalin alotropi yaitu intan
(diamond) dan grafi tetapi dewasa ini satu keluarga baru yaitu fulerena (fullerene), telah
berhasil diidentifikasi. Pada kedua bentuk, intan dan grafit, atom karbon saling berikatan
secara kovalen membentuk suatu jaringan molekul raksasa yang mengakibatkan tingginya
4

