Page 7 - KATALOG PRODUK
P. 7
KULINER
D’OPIE
“Nyeblak mah D'Opie Wae” (kalau mau makan seblak
D'Opie Aja) itulah kalimat pertama yang diucapkan oleh Sri
Wahyuni pemilik brand Pentol Baso Seblak D'Opie. Sri
memulai karirnya sebagai penjaga toko dan SPG dengan gaji
yang minim. Keluar masuk dari beberapa perusahaan.
Akhirnya Sri memutuskan untuk berjualan makanan olahan
seper mie ayam, seblak dan sosis bakar di rumah. Dengan
produk tersebut, Sri mulai memberanikan diri untuk
mengiku bazar, pameran dan ikut ke dalam komunitas UKM
untuk menambah wawasan dan pengetahuan mengenai
dunia usaha. SRI RAHAYU SUSANTI
Dengan bertambahnya relasi dan kesempatan untuk
mengembangkan usahanya, Ibu Sri menjadikan D'Opie Bandung 21 Agustus 1980
sebagai merek dagang resmi. Mulai dari snack, minuman dan
@teras d'opie
makanan berat diproduksi oleh Ibu Sri menggunakan brand
tersebut. Pentol baso seblak dan mie ayam menjadi produk srirahayususanti80@gmail.com
unggulan D'Opie. Pentol baso Seblak D'Opie berbeda dengan
Jln. Tamansari no 41 / 56
seblak yang lain, karena memiliki rasa daun jeruk dan kencur
Rt 04 Rw 07 Bandung.
yang menjadi ciri khasnya.
Sri memiliki mo o hidup ”Semoga lelah yang
dilakukan bisa menjadi berkah”. Dia selalu bekerja keras
untuk dapat menjalankan usahanya agar dapat terus
bertahan. Kondisi pandemi D'Opie sempat mengalami
penurunan pembeli karena kebanyakan orang mulai
mengurangi ak vitas luar rumah dan Sri sempat mencoba
berjualan produk lain seper macam-macam kue untuk tetap
bertahan.
Sri mendapatkan bantuan melalui Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandung, mulai dari desain kemasan,
uang tunai dan bantuan lainnya, hal tersebut berdampak besar terhadap D'Opie karena dapat membuat
jangkauan usahanya lebih lebar dan bertambahnya jumlah produksi dari produknya. Keuntungan yang
didaptakan meningkat sebesar 30%.
Sri mengucapkan terima kasih kepada Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandung yang telah membantunya
dalam menjalankan usaha dan mendampingi hingga usahanya berjalan hingga saat ini dak lupa kepada
lembaga lain yang juga membantu usahanya. D'Opie mendapat pendampingan dari Dinas KUKM, BPUM dari
Kementerian Koperasi dan UKM RI, even desk dan orderan dari CSR PT Pegadaian Kanwil X Bandung.
4.

