Page 24 - MATERI PROGRAM LINEAR
P. 24
2) Tentukan fungsi objektif dan gambarkan garis isocost (garis dengan
nilai fungsi objektif yang sama) yang mewakili setiap kemungkinan
nilai fungsi objektif.
3) Cari semua titik pojok (corner points) pada daerah penyelesaian. Titik
pojok merupakan titik persimpangan dari dua garis batas (kendala) di
daerah penyelesaian.
4) Hitung nilai fungsi objektif pada setiap titik pojok. Pilih titik pojok
yang memberikan nilai maksimum atau minimum dari fungsi
objektif, tergantung pada apakah program linear dimaksimalkan atau
diminimalkan.
5) Jika titik optimal tidak berada pada titik pojok, tambahkan batasan
baru untuk mengurangi daerah penyelesaian sehingga titik optimal
berada pada titik pojok.
Metode Uji Titik Pojok sangat efektif untuk masalah program linear dengan
hanya dua variabel keputusan dan ketika daerah penyelesaian berbentuk
segiempat atau segitiga. Namun, metode ini menjadi kurang efektif untuk
masalah yang lebih kompleks dengan banyak variabel keputusan dan daerah
penyelesaian yang kompleks. Dalam kasus ini, metode lain seperti metode
Simpleks lebih efektif.
b. Metode Garis Selidik
Metode Garis Selidik (Gradient Descent) adalah salah satu metode numerik
untuk meminimalkan atau memaksimalkan fungsi objektif dalam program
linier. Metode ini sering digunakan dalam bidang optimasi dan pembelajaran
mesin (machine learning) untuk mencari solusi optimal dari masalah yang
kompleks. Metode Garis Selidik mencoba untuk menemukan minimum atau
maksimum global dari fungsi objektif dengan memperbarui nilai variabel
keputusan dalam arah gradien negatif dari fungsi objektif. Secara matematis,
langkah-langkah metode ini dapat dijelaskan sebagai berikut:
1) Tentukan fungsi objektif yang ingin diminimalkan atau
dimaksimalkan.