Page 189 - FIKIH_MTs_KELAS_ IX_KSKK_2020
P. 189

c.  Terjaganya  harta  warisan  hingga  sampai  kepada  individu  yang  berhak

                             menerima harta warisan. Memberikan legalitas atas kepemilikan harta warisan.
                         Adapun mengenai perbedaan bagian waris untuk laki-laki dan perempuan, maka itu

                         adalah  sebuah  konsekuensi  logis  di  mana  seorang  laki-laki  di  tuntut  untuk
                         menafkahi isteri dan keluarganya sementara perempuan tidak memiliki kewajiban

                         untuk  menafkahi.  Maka,  suatu  hal  yang  wajar  jika  seorang  laki-laki  mendapat
                         bagian  dua  kali  lebih  besar  dari  bagian  seorang  perempuan.  Berikut  ini

                         perbandingan kebutuhan antara laki-laki dan perempuan:

                         1)  Kaum wanita tidak diwajibkan memberi nafkah kepada siapa pun di dunia ini.
                             Sebaliknya, kaum laki-laki yang mempunyai kewajiban untuk memberi nafkah

                             kepada  keluarga  dan  kerabatnya,  serta  siapa  saja  yang  diwajibkan  atasnya
                             untuk memberi nafkah dari kerabatnya.

                         2)  Nafkah  (pengeluaran)  kaum  laki-laki  jauh  lebih  besar  dibandingkan  kaum
                             wanita. Dengan demikian, kebutuhan kaum laki-laki untuk mendapatkan dan

                             memiliki harta jauh lebih besar dan lebih banyak dibandingkan kaum wanita.

                         3)  Kaum  laki-laki  diwajibkan  untuk  membayar  mahar  kepada  istrinya,
                             menyediakan  tempat  tinggal  baginya,  memberinya  makan,  minum,  dan

                             sandang. Ketika telah dikaruniai anak, ia juga berkewajiban untuk menafkahi

                             anaknya.
                         4)  Kebutuhan  pendidikan  anak,  pengobatan  jika  anak  sakit  (termasuk  istri)  dan

                             lainnya, seluruhnya dibebankan hanya pada pundak kaum laki-laki, sementara
                             kaum wanita tidaklah demikian.

                         Jadi,  dapat  disimpulkan bahwa  dalam  pembagian  harta  waris  mengandung  unsur
                         keadilan bagi semua pihak yang berhak menerimanya.
























                                                      FIKIH MADRASAH TSANAWIYAH KELAS IX 173
   184   185   186   187   188   189   190   191   192   193   194