Page 8 - BUKU Neraca Bahan Makanan Tahun 2024
P. 8

menunjukkan  situasi  pangan  yang  semakin  beragam  dan  semakin  baik

                         komposisi dan mutu gizinya.

                                  Skor pangan ini diperoleh dari hasil perkalian antara tingkat kontribusi
                         energi  kelompok  pangan  didasarkan  pada  konsentrasi  kalori,  kepadatan

                         kalori, zat gizi esensial, zat gizi mikro, kandungan serat, volume pangan dan

                         tingkat kelezatannya.


                         1.2    Tujuan

                         Tujuan  umum  kegiatan  penyusunan  Neraca  Bahan  Makanan  ini  adalah

                         sebagai berikut yaitu :

                         1.  Untuk  mengetahui  gambaran  pengadaan  (produksi,  impor,  stok)  dan
                             penggunaan  serta  ketersediaan  pangan  untuk  konsumsi  penduduk  di

                             suatu wilayah tertentu, baik untuk evaluasi maupun landasan perencanaan

                             pangan;
                         2.  Untuk mengetahui gambaran penyediaan berbagai jenis bahan makanan;

                         3.  Untuk mengetahui gambaran penggunaan berbagai jenis bahan makanan;

                         4.  Untuk mengetahui gambaran ketersediaan energi, protein dan lemak per
                             kapita berbagai jenis bahan makanan;

                         5.  Untuk  mengetahui  tingkat  keragaman  pangan  Pola  Pangan  Harapan

                             (PPH)  ketersediaan  pangan  untuk  menghasilkan  suatu  komposisi
                             (standar)  pangan  dalam  rangka  memenuhi  kebutuhan  gizi,  sekaligus

                             mempertimbangkan keseimbangan gizi penduduk.



                         1.3    Manfaat

                         Dari  Penyusunan  Laporan  Neraca  Bahan  Makanan  (NBM)  ini  mempunyai
                         beberapa manfaat, diantaranya adalah :


                         1.  Mengevaluasi  pengadaan,  penggunaan  pangan,  komposisi  atau  pola
                             ketersediaan energi dan zat gizi lainnya seperti energi, protein, dan lemak;

                         2.  Sebagai  bahan  acuan  dalam  penetapan  dan  pemantapan  kebijakan
                             pangan dan gizi;







                                                               4
   3   4   5   6   7   8   9   10   11   12   13