Page 1465 - E-Book Peraturan Jabfung KKP
P. 1465

2021, No. 1012                             -26-




                                         partisipatif,  dan  transparan  sesuai  dengan  ketentuan

                                         peraturanperundang-undangan.


                                                                   Pasal 23

                                   Penilaian  kinerja  sebagaimana  dimaksud  dalam  Pasal

                                   22meliputi:
                                   a.    SKP;dan

                                   b.    Perilakukerja.


                                                                Bagian Kedua

                                                                      SKP


                                                                  Paragraf 1

                                                                    Umum


                                                                   Pasal 24

                                   (1)  Analis  Pengembangan  Kompetensi  wajib  menyusunSKP

                                         setiapawal tahun.
                                   (2)  SKP  merupakan  target  kinerja  Analis  Pengembangan

                                         Kompetensi  berdasarkan  penetapan  target  kinerja  unit
                                         kerja yangbersangkutan.

                                   (3)  SKP  untuk  masing-masing  jenjang  jabatan  diambil  dari

                                         uraian  kegiatan  tugas  jabatan  sebagai  turunan  dari
                                         penetapan kinerja unitkerja.



                                                                   Pasal 25
                                   (1)  Target  kinerja  sebagaimana  dimaksud  dalam  Pasal

                                         24ayat (2) terdiri atas kinerja utama berupa target Angka
                                         Kredit  dan/atau  kinerja  tambahan  berupa  tugas

                                         tambahan.

                                   (2)  Target  Angka  Kredit  sebagaimana  dimaksud  pada  ayat
                                         (1)  diuraikan  dalam  bentuk  kegiatan,  sebagaimana

                                         dimaksud  dalam  Lampiran  I  yang  merupakan  bagian

                                         tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.
                                   (3)  Tugas  tambahan  sebagaimana  dimaksud  pada  ayat  (1)

                                         ditetapkan  oleh  pimpinan  unit  kerja  berdasarkan

                                         penetapan kinerja unit kerja yang bersangkutan.
   1460   1461   1462   1463   1464   1465   1466   1467   1468   1469   1470