Page 61 - Buku Teori dan Praktik_Perkantoran
P. 61

d. Alamat surat
             Terdapat dua bentuk dalam penempatan alamat surat, yakni alamat yang ditulis di sebelah
             kanan dibawah tanggal dan alamat yang ditulis di sebelah kiri dibawah perihal. Penulisan
             alamat  surat  disebelah  kiri  lebih  menguntungkan  dari  pada  sebelah  kanan,  karena
             kemungkinan  pemenggalan  alamat  yang  panjang  tidak  terjadi,  sehingga  alamat  yang
             panjang dapat dituliskan.

             Hal-hal yang harus diperhatikan dalam menulis alamat surat:
                Penulisan  nama  penerima  harus  cermat  dan  lengkap,  sesuai  dengan  kebiasaan  yang
                dilakukan oleh yang bersangkutan (pemilik nama);
                Nama  diri  penerima  surat  diawali  huruf  kapital  pada  setiap  unsurnya,  bukan
                menggunakan huruf kapital seluruhnya;
                Penulisan alamat penerima surat juga harus cermat dan lengkap serta informatif;
                Untuk  menyatakan  yang  terhormat  pada  awal  nama  penerima  surat  cukup  dituliskan
                Yth.  Penggunaan  kata  kepada  sebelum  Yth.  tidak  diperlukan  karena  kata  kepada
                berfungsi sebagai penghubung antarbagian kalimat yang menyatakan arah. Apalagi jika
                diingat  bahwa  alamat  pengirim  tidak  didahului  kata  dari  yang  berfungsi  sebagai
                penghubung antarbagian kalimat yang menyatakan asal.
                Kata  sapaan  dapat  digunakan  dalam  alamat  surat  setelah  kata  Yth.  seperti  Yth.  Ibu  ...,
                Bapak ...., dilanjutkan dengan nama penerima surat.
                Jika  nama  orang  yang  dituju  bergelar  akademik  sebelum  namanya,  seperti  Dr.  dr.  Ir.
                atau  Drs.  atau  memiliki  pangkat,  seperti  kapten  atau  kolonel,  maka  kata  sapaan  Ibu,
                Bapak, dan Sdr. tidak digunakan.
                Kata  Jalan  pada  alamat  surat  tidak  disingkat,  tetapi  ditulis  penuh,  yaitu  Jalan,  dengan
                huruf awal huruf kapital tanpa tanda titik atau titik dua pada akhir kata itu. Nama jalan
                atau  gang,  nomor,  RT,  dan  RW  ditulis  lengkap  dengan  huruf  awal  huruf  kapital  setiap
                unsur alamat.
             Contoh :
             Penulisan alamat yang tidak dianjurkan:
             KEPADA Yth. Bpk. HENDRAWAN
             Kepala Humas
             Departemen B
             MALANG

             Kepada Sdr. Drs. Ambaini Surana
             Jln. Mayjen Panjaitan 7
             MALANG

             Kepada Yth. Sdr.
             Kepala Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa
             di MALANG

             Kepada Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa
             LOWOKWARU
             KOTA MALANG









             Teori dan Praktik Perkantoran                                                              55
   56   57   58   59   60   61   62   63   64   65   66