Page 18 - 2022_Buku Digital
P. 18
7
tinggi dan kemandirian belajar siswa sesuai
dengan teori belajar konstruktivisme.
Dimana teori ini mengemukakan bahwa belajar
merupakan usaha pemberian makna oleh pembelajar
kepada pengalamannya melalui asimilasi dan akomodasi
yang menuju pada pembentukan struktur kognitifnya
(Budiningsih, 2012: 64). Menurut Simon (dalam Ivers &
Barron, 2002), terdapat lima komponen pembelajaran
yang menganut teori belajar konstruktivisme, antara lain:
(a) active, (b) cumulative, (c) integrative, (d) reflective,
dan (e) goal-oriented.
Sangat disayangkan, banyak bahan ajar berbasis
multimedia yang tersedia hanya dirancang sebagai sumber
informasi. Bahan ajar tersebut disusun terdiri dari teori-
teori lalu disertai contoh-contoh. Banyak ajar yang hanya
berisikan konsep-konsep seperti teorema dan rumus-rumus
yang langsung disuguhkan kepada siswa tanpa proses
penemuan ilmiah yang mengakibatkan konsep tersebut