Page 27 - E-BOOK SISTEM PERNAPASAN UNTUK MELATIH KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF
P. 27
sedikit. Hal ini menyebabkan rasa sesak dan peningkatan frekuensi pernapasan untuk
memperoleh oksigen. Namun, bagi orang dengan gangguan pernapasan, seperti asma
atau hipoksia kronis, berada di tempat tinggi dapat memperburuk kondisi mereka. Kadar
oksigen yang rendah dapat menyebabkan rasa sesak yang lebih parah dan menurunkan
saturasi oksigen dalam darah, memerlukan intervensi medis seperti penggunaan oksigen
tambahan. Bentuk antisipasi yang dapat dilakukan adalah melakukan adaptasi pada tubuh,
membawa alat bantu seperti tabung oksigen atau inhaler, dan konsultasi dengan dokter
sebelum bepergian.
2) VOLUME UDARA
Volume dan kapasitas paru-paru pada setiap orang berbeda, tergantung pada beberapa
faktor seperti jenis kelamin, usia, postur tubuh, kebiasan berolahraga, ketinggian, kekuatan
bernapas, cara bernapas, dan kebiasaan merokok. Ventilasi paru-paru merupakan proses
udara masuk dan keluar dari alveolus. Volume udara yang dihirup dan dikeluarkan melalui
proses pernapasan sangat bervariasi, hal ini dipengaruhi oleh cara dan kekuatan seseorang
melakukan respirasi. Jenis volume udara dalam paru-paru menurut adalah sebagai berikut:
Tabel 4. Jenis Volume Udara
Nama Volume Deskripsi
Volume Tidal (VT) 500 ml Volume selama satu siklus pernapasan yang keluar
masuk paru-paru saat tubuh melakukan sekali inspirasi
dan sekali ekspirasi secara normal
Volume Cadangan 3.000 ml Volume udara yang masih dapat dimasukkan ke dalam
Inspirasi (VCI / Udara paru-paru secara maksimal setelah melakukan
Komplementer) inspirasi normal (di atas inspirasi tidal)
Volume Cadangan 1.100 ml Volume udara yang masih dapat dikeluarkan secara
Ekspirasi (VCE / maksimal dari paru-paru setelah melakukan ekspirasi
Udara Suplementer) normal (diatas ekspirasi tidal)
Volume residu (RV) 1.200 Volume udara yang tersisa di dalam paru-paru setelah
melakukan ekspirasi secara maksimal
Sumber: Shier et al., (2009).
3) KAPASITAS PARU-PARU
Menggabungkan dua atau lebih voume pernapasan, akan menghasilkan kapasitas
pernapasan. Berikut jenis-jenis kapasitas paru-paru:
Tabel 5. Jenis Kapasitas Udara dalam Paru-Paru
Nama Volume Deskripsi
Kapasitas Vital 4.600 Volume maksimum udara yang dapat dihembuskan
(KV) setelah menarik napas sedalam mungkin (inspirasi
maksimal), atau volume tidal + volume cadangan inspirasi
+ volume cadangan ekspirasi (KV= VT + VCI + VCE)
Kapasitas Inspirasi 3.500 Volume maksimum udara yang dapat dihirup setelah
(KI) ekspirasi normal (tidal), atau volume tidal + volume
cadangan inspirasi (KI = VT+ VCI)
Kapasitas Residu 2.300 Volume udara yang tersisa di paru setelah ekspirasi
Fungsional (KRF) normal (tidal), atau volume residu + volume cadangan
ekspirasi (KRF = VR + VCE)
17