Page 51 - Tomanurun
P. 51

Esoknya,  Polo Padang  bersiap dengan  tugas kedua.
            Tugasnya kali ini adalah  menumbangkan satu lembah
            pohon  kenari.  Berbekal  sebuah kapak,  ia bekerja dengan
            bersemangat. Akan tetapi, lembah itu sangat luas.

            Hingga menjelang  petang,  Polo Padang hanya berhasil
            menumbangkan kurang beberapa pohon kenari. Ia merasa
            cemas dan mulai menangis. Raja Angin mendengar tangisan

            pemuda itu.

                “Apa yang terjadi denganmu?” tegur Raja Angin.

                Polo Padang  menceritakan  kisah hidupnya serta tugas

            yang diberikan Raja Kayangan. Raja Angin merasa kasihan
            dan bersedia  membantu.  Lalu  lembah  itu dihembusnya
            sekuat tenaga hingga seluruh pohon kenari tumbang. Dengan

            demikian, Polo Padang  berhasil menyelesaikan  tugasnya
            yang kedua.

                Tugas ketiga, ia harus  mengumpulkan satu nyiru  biji

            jawawut yang ditumpahkan di atas sebuah hutan. Seharian
            ia membungkuk mencari biji jawawut yang terserak di tanah
            hingga punggung dan pinggangnya sakit. Namun, ia hanya
            mampu  mengumpulkan segenggam biji jawawut. Polo










                                         45
   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56