Page 287 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 287

a) Triangulasi Sumber Data
                            Triangulasi    sumber     dilakukan    dengan     membandingkan        dan
                        mengonfirmasi informasi yang diperoleh dari berbagai sumber data, yaitu:
                            (1) Data primer: hasil observasi langsung dan kuesioner kepada
                                pengemudi transportasi online (motor dan mobil) mengenai jarak
                                tempuh, konsumsi bahan bakar, dan waktu operasi.
                            (2) Data sekunder: data dari lembaga resmi seperti Kementerian
                                Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Badan Pusat Statistik
                                (BPS), dan BMKG terkait emisi karbon sektor transportasi dan
                                kondisi lingkungan perkotaan.
                            (3) Sumber pendukung: laporan keberlanjutan (sustainability report)
                                dari operator transportasi online (Gojek, Grab, Maxim) serta hasil
                                penelitian terdahulu.
                            Dengan membandingkan ketiga sumber tersebut, peneliti dapat
                        memastikan bahwa hasil pengukuran dan estimasi emisi karbon memiliki
                        konsistensi empiris dan relevansi kontekstual.
                        b) Validasi Teknis melalui Standar Baku Mutu Emisi Nasional
                            Selain    triangulasi   sumber,    validasi   juga    dilakukan    dengan
                        membandingkan hasil perhitungan emisi lapangan terhadap standar emisi
                        kendaraan bermotor sebagaimana diatur dalam:
                            Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik
                        Indonesia Nomor 20 Tahun 2017 tentang “Baku Mutu Emisi Gas Buang
                        Kendaraan Bermotor Tipe Baru Kategori M, N, dan O serta Kendaraan
                        Bermotor Kategori L yang Diproduksi, Dirakit, atau Diimpor”.
                            Standar ini menetapkan ambang batas emisi gas buang (CO, HC,
                        NOx, CO₂) untuk berbagai jenis kendaraan bermotor, baik roda dua
                        maupun roda empat. Dalam konteks penelitian ini, hasil pengukuran
                        lapangan berupa estimasi emisi CO₂ per kilometer (g/km) dibandingkan
                        dengan nilai acuan dari peraturan tersebut untuk menentukan tingkat
                        efisiensi dan kepatuhan kendaraan terhadap standar lingkungan nasional.
                        c) Tujuan Validasi
                            Proses validasi ini bertujuan untuk:
                            (1) Memastikan keabsahan hasil perhitungan emisi karbon yang
                                diperoleh melalui model estimasi.
                            (2) Menjamin kesesuaian hasil penelitian dengan regulasi dan kondisi
                                empiris di lapangan.
                            (3) Mengurangi kemungkinan bias data akibat perbedaan sumber
                                atau metode pengukuran.




















                                                              19
   282   283   284   285   286   287   288   289   290   291   292