Page 288 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 288
IV HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Analisis Statistik Deskriptif
Analisis deskriptif adalah metode statistik yang digunakan untuk
menggambarkan atau mendeskripsikan karakteristik data penelitian tanpa
membuat kesimpulan yang bersifat inferensial (tidak menguji hipotesis).
Tujuannya adalah memberikan gambaran umum tentang profil responden,
variabel penelitian, serta kecenderungan data yang diamati. Menurut
Sugiyono (2021), analisis deskriptif dilakukan untuk menyajikan data
dalam bentuk tabel, grafik, diagram, atau ukuran statistik seperti mean,
median, frekuensi dan persentase agar data lebih mudah dipahami. Pada
penelitian ini analisis desriptif berupa usia responden, jenis kelamin, jenis
kendaraan dan lama mengemudi transportasi online.
4.1.1 Usia Responden
Rata-rata usia responden adalah 34 tahun, menunjukkan bahwa
mayoritas pengemudi transportasi online berada pada usia produktif.
Rentang usia 18–50 tahun memperlihatkan keragaman pengalaman dan
tingkat kematangan kerja dalam menjalankan profesinya.
Tabel 8. Statistik Deskriptif Usia Responden (n = 400)
Statistik Nilai
Mean 34
Median 34
Standar Deviasi 9
Minimum 18
Maksimum 50
Berdasarkan hasil analisis deskriptif pada tabel 8, diperoleh nilai
rata-rata usia responden sebesar 34 tahun, dengan median 34 tahun,
serta standar deviasi 9. Nilai ini menunjukkan bahwa pengemudi
transportasi online didominasi oleh kelompok usia produktif (20–40 tahun).
Usia termuda adalah 18 tahun, sedangkan usia tertua mencapai 50 tahun,
yang mencerminkan keragaman demografis tenaga kerja transportasi
daring di Jakarta, Depok dan Bogor.
Kelompok usia produktif ini memiliki tingkat mobilitas tinggi dan
intensitas kerja yang signifikan, sehingga turut berkontribusi terhadap
tingkat konsumsi bahan bakar fosil dan emisi karbon (CO₂) di kawasan
perkotaan. Menurut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
(KLHK, 2023), sektor transportasi merupakan penyumbang sekitar 27%
dari total emisi karbon nasional, dan kontribusi terbesar berasal dari
aktivitas kendaraan bermotor di kota besar. Oleh karena itu, perilaku dan
karakteristik demografis pengemudi usia produktif menjadi faktor penting
dalam menentukan profil emisi karbon perkotaan.
Penelitian ini sejalan dengan Yuliana dan Pratama (2021) yang
menjelaskan bahwa mayoritas pengemudi transportasi daring di kota
besar bekerja dalam jam operasional panjang, terutama usia muda dan
menengah, sehingga meningkatkan frekuensi perjalanan dan konsumsi
energi. Dalam perspektif teori difusi inovasi oleh Rogers (2003), kelompok
usia produktif juga cenderung lebih cepat mengadopsi teknologi baru,
20

