Page 302 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 302
V PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut:
1) Tingkat emisi karbon transportasi online di Jakarta, Depok, dan
Bogor masih tinggi akibat dominasi kendaraan berbahan bakar fosil
dan intensitas perjalanan harian yang besar. Motor menghasilkan
rata-rata 80,85 g CO₂/km, sedangkan mobil 196,35 g CO₂/km.
2) Faktor dominan penyebab emisi meliputi jarak tempuh, jenis
kendaraan, dan waktu operasi, di mana jenis kendaraan memiliki
pengaruh paling signifikan terhadap besarnya emisi (β = 0,825; p <
0,001).
3) Aktivitas transportasi daring berkontribusi terhadap kenaikan suhu
perkotaan dan degradasi kualitas udara, memperkuat fenomena
urban heat island dan memperburuk kondisi iklim mikro perkotaan.
4) Strategi mitigasi yang direkomendasikan mencakup elektrifikasi
armada transportasi online, penerapan algoritma rute efisien
berbasis AI, insentif hijau bagi pengemudi ramah lingkungan, serta
integrasi kebijakan transportasi daring dalam program Net Zero
Emission 2060.
5.2 Saran
Saran dari penelitian ini adalah sebagai berikut:
1) Bagi Pemerintah dan Perusahaan Transportasi Online
Perlu memperkuat kebijakan transisi menuju transportasi rendah
karbon melalui penerapan standar emisi wajib, subsidi kendaraan
listrik (EV), dan pemanfaatan teknologi digital seperti carbon tracking
dan AI route optimization untuk menekan konsumsi bahan bakar
serta emisi CO₂.
2) Bagi Pengemudi dan Peneliti Selanjutnya
Pengemudi disarankan menerapkan eco-driving dan perawatan
kendaraan rutin guna mengurangi emisi, sedangkan penelitian
berikutnya dapat mengembangkan analisis perbandingan antar kota
serta pendekatan life cycle assessment (LCA) untuk menilai dampak
karbon secara lebih komprehensif.
34

