Page 297 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 297

Gambar 2. Distribusi Faktor Peningkatan Emisi Karbon Transportasi
                                       Online


                               Berdasarkan hasil analisis pada Gambar di atas, terdapat lima
                        faktor utama yang berkontribusi terhadap peningkatan emisi karbon
                        transportasi online di kota-kota besar Jakarta, Depok dan Bogor. Faktor
                        frekuensi dan durasi perjalanan memiliki persentase tertinggi sebesar 30%,
                        menunjukkan bahwa semakin sering dan lama kendaraan beroperasi,
                        semakin tinggi pula emisi karbon yang dihasilkan. Kemacetan lalu lintas
                        menempati posisi kedua sebesar 25%, karena kendaraan sering berhenti
                        dan berjalan lambat, meningkatkan konsumsi bahan bakar per kilometer.
                               Faktor idle trip atau perjalanan tanpa penumpang berkontribusi
                        sebesar 20%, yang menunjukkan adanya penggunaan bahan bakar yang
                        tidak efisien. Sementara itu, penggunaan bahan bakar fosil menyumbang
                        15%, dan kondisi teknis kendaraan (seperti mesin tidak optimal) sebesar
                        10%, keduanya berperan dalam memperparah emisi karbon per satuan
                        jarak.
                               Hasil ini konsisten dengan temuan Sundarakani et al. (2010) yang
                        menyatakan bahwa efisiensi logistik perkotaan dipengaruhi oleh pola
                        operasional    dan   kondisi   teknis   kendaraan.    Selain   itu,  penelitian
                        Rahmawati dan Prasetyo (2022) menunjukkan bahwa waktu idle dan


                                                              29
   292   293   294   295   296   297   298   299   300   301   302