Page 332 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 332

I PENDAHULUAN


                        1.1 Latar Belakang
                             Perilaku   konsumen      dalam    ekosistem    e-commerce      Indonesia,
                        khususnya di Tokopedia dan Shopee, kini semakin dipengaruhi oleh
                        kebutuhan terhadap kemudahan penggunaan, harga kompetitif, serta
                        pengalaman belanja yang cepat dan interaktif. Menurut Pradana & Nuraeni
                        (2020), konsumen digital di Indonesia lebih banyak mempertimbangkan
                        faktor ease of use dan usefulness dalam menentukan niat belanja online.
                        Temuan ini sejalan dengan Technology Acceptance Model (TAM) yang
                        diperbarui dalam konteks digital commerce (Venkatesh et al., 2016), di
                        mana perceived usefulness dan perceived ease of use terbukti menjadi
                        pendorong utama keputusan belanja online.
                             Namun demikian, meski transaksi e-commerce meningkat, masalah
                        signifikan masih dihadapi terutama oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan
                        menengah (UMKM) yang menjadi motor penggerak ekonomi nasional.
                        Persaingan harga yang sangat ketat, rendahnya loyalitas konsumen, serta
                        dominasi pemain besar di platform marketplace membuat UMKM kesulitan
                        untuk memperoleh daya saing. Menurut Nugraha & Oktaviani (2019),
                        keterbatasan literasi digital dan akses teknologi menjadi hambatan utama
                        bagi UMKM dalam memanfaatkan e-commerce. Hal ini dapat dijelaskan
                        melalui Theory of Planned Behavior (TPB) (Ajzen, 2020) yang menekankan
                        pentingnya norma sosial, sikap, dan persepsi kontrol dalam mendorong niat
                        penggunaan platform digital oleh pelaku usaha.
                              Beberapa penelitian sebelumnya memberikan solusi berbasis desain
                        dan perilaku konsumen. Studi oleh Susanto & Handayani (2021)
                                 menunjukkan bahwa user interface (UI) dan user experience (UX)
                              berpengaruh signifikan terhadap tingkat keterlibatan konsumen (user
                           engagement) di marketplace. Pendekatan Design Thinking juga terbukti
                           mampu meningkatkan usability platform digital, seperti ditunjukkan oleh
                        Fitriani (2022) dalam pengembangan antarmuka mobile bagi UMKM. Selain
                                 itu, model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2
                              (UTAUT2) yang dikembangkan Venkatesh et al. (2012) telah banyak
                        digunakan dalam penelitian e-commerce di Indonesia. Studi oleh
                        Kurniawan & Astuti (2020) misalnya, membuktikan bahwa hedonic
                        motivation, price value, dan habit berpengaruh langsung terhadap niat beli
                                 konsumen di Shopee dan Tokopedia. Hal ini menunjukkan bahwa
                        kombinasi antara digital marketing strategi dan optimalisasi desain platform
                        dapat menciptakan ekosistem e-commerce yang lebih inklusif bagi UMKM.
                             Berdasarkan      kondisi  tersebut, penelitian     ini  dilakukan   untuk
                        menganalisis perbandingan desain e-commerce dan perilaku konsumen di
                             Tokopedia dan Shopee, sekaligus mengkaji peran inovasi Lynk dalam
                              mendorong pembentukan dan pertumbuhan UMKM. Tujuan akhirnya
                              adalah memberikan rekomendasi strategis yang mampu mendukung
                            UMKM sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional, sejalan dengan
                        agenda pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan
                        (SDGs: 8).




                                                                                                     1
   327   328   329   330   331   332   333   334   335   336   337