Page 340 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 340
IV HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Hasil Penelitian
Hasil penelitian kuantitatif adalah temuan yang diperoleh melalui
analisis data numerik menggunakan teknik statistik, untuk mengukur,
menjelaskan, dan menguji hubungan antarvariabel secara objektif dan
terukur. Penelitian ini menganalisis data numerik menggunakan uji
instrumen penelitian (uji validitas dan uji reliabilitas), uji asumsi klasik (uji
normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dan autokoreksi),
analisis deskripsi dan analisis regresi untuk melihat hubungan pengaruh
antar varibel-variabel dapat dilihat dibawah ini.
4.1.1 Karakteristik Responden
Secara keseluruhan, karakteristik responden menunjukkan bahwa
mayoritas merupakan pengguna aktif e-commerce berusia produktif,
dengan distribusi yang seimbang antara Shopee dan Tokopedia, serta
tingkat penggunaan yang tinggi terhadap produk fashion muslim secara
daring. Data responden (Lampiran 1) dan karakteristik responden dapat
dilihat pada tabel 1 dibawah ini.
Tabel 1. Karakteristik Responden Penelitian Jumlah
Karakteristik Kategori Persentase
(orang) (%)
Jenis Kelamin Laki-laki 58 58%
Perempuan 42 42%
Usia (tahun) < 20 8 8%
20–29 46 46%
30–39 32 32%
≥ 40 14 14%
Intensitas Penggunaan 1–3 22 22%
E-Commerce kali/bulan
4–6 47 47%
kali/bulan
> 6 31 31%
kali/bulan
Berdasarkan hasil distribusi karakteristik responden pada Tabel di atas,
dapat dijelaskan sebagai berikut:
a) Jenis Kelamin
Responden dalam penelitian ini didominasi oleh laki-laki sebanyak 58
orang (58%), sedangkan perempuan sebanyak 42 orang (42%). Hal ini
menunjukkan bahwa partisipasi pengguna e-commerce dalam
penelitian ini relatif seimbang antara laki-laki dan perempuan, meskipun
sedikit lebih banyak berasal dari kalangan laki-laki.
b) Usia (Tahun)
Sebagian besar responden berada pada rentang usia 20–29 tahun,
yaitu sebanyak 46 orang (46%). Kelompok usia ini termasuk dalam
kategori usia produktif muda, yang umumnya memiliki tingkat adopsi
teknologi dan aktivitas digital yang tinggi. Sementara itu, kelompok usia
30–39 tahun menempati posisi kedua sebanyak 32 orang (32%), diikuti
9

