Page 485 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 485
b. Meningkatkan kontrol diri dan optimisme.
c. Efektif sebagai terapi ruhani melengkapi psikologi klinis.
4. Penelitian tentang “Peranan Salat Berjamaah dalam Membentuk Solidaritas
Sosial Masyarakat Perkotaan” oleh Anshori (2022). Penelitian tersebut
bertujuan untuk mengetahui kontribusi salat berjamaah terhadap solidaritas
sosial dan interaksi masyarakat perkotaan. Observasi partisipatif di masjid-
masjid besar Jakarta. Hasil dari penelitian yang dilakukan adalah sebagai
berikut:
a. Meningkatkan interaksi sosial dan ukhuwah
b. Mengurangi alienasi di perkotaan.
c. Menjadi sarana dukungan emosional.
5. Penelitian tentang “Pengaruh Intensitas Salat terhadap Kesehatan Jantung”
oleh Nugroho oleh (2018). Penelitian tersebut bertujuan untuk menguji
pengaruh intensitas pelaksanaan salat terhadap kesehatan jantung, khususnya
pada pasien hipertensi. Penelitian eksperimental medis dengan sampel pasien
hipertensi. Hasil dari penelitian yang dilakukan adalah sebagai berikut:
a. Gerakan salat menurunkan tekanan darah sistolik.
b. Aktivitas rutin lima waktu menyehatkan sistem kardiovaskular.
c. Salat dapat dikategorikan sebagai olahraga ringan.
6. Penelitian tentang “Salat sebagai Media Relaksasi Psikologis” oleh Maryam
(2020). Studi literatur psikologi Islam. Hasil dari penelitian yang dilakukan
adalah sebagai berikut:
a. Wudhu dan salat menurunkan hormon stres (kortisol).
b. Gerakan dan doa menumbuhkan rasa syukur → meningkatkan resiliensi.
c. Efektif mengurangi insomnia dan gangguan cemas.
7. Penelitian tentang “Hubungan Kualitas Salat dengan Kesehatan Mental
Remaja” oleh Fadhilah (2021). Penelitian kuantitatif dengan instrumen
kuesioner skala stres. Hasil dari penelitian yang dilakukan adalah sebagai
berikut:
a. Kualitas salat berbanding terbalik dengan tingkat depresi.
b. Remaja yang rutin salat lebih stabil emosinya.
15

