Page 484 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 484
اًّقَح َكْيَلَع َكِدَسَجِل َّنإَف
ِ
“Sesungguhnya badanmu memiliki hak atasmu”. (HR. Bukhari)
Tantangan kesehatan masyarakat perkotaan dapat diatasi melalui gaya hidup
seimbang: menjaga fisik dengan olahraga dan makanan sehat, menjaga mental
dengan ibadah, dzikir, dan mengelola stres secara islami.
B. Tinjauan Pustaka/Penelitian yang Relevan
1. Penelitian tentang “Hubungan Salat dengan Kesehatan Mental Mahasiswa
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta” oleh Hidayat (2019). Penelitian tersebut
bertujuan untuk menganalisis hubungan antara konsistensi salat dengan
tingkat stres akademik mahasiswa. Metode kuantitatif dengan survei. Hasil
dari penelitian yang dilakukan adalah sebagai berikut:
a. Ada korelasi signifikan antara intensitas salat dengan penurunan stres.
b. Salat khusyuk menurunkan kecemasan.
c. Salat sebagai coping religius yang efektif menghadapi tekanan hidup.
2. Penelitian tentang “Dimensi Spiritual dalam Praktik Salat dan Relevansinya
dengan Kesehatan Fisik” oleh Rahmawati (2020). Penelitian tersebut
bertujuan untuk mengkaji kesamaan gerakan salat dengan mild exercise.
Hasil dari penelitian yang dilakukan adalah sebagai berikut:
a. Rukuk melatih fleksibilitas tulang belakang.
b. Sujud meningkatkan aliran darah ke otak.
c. Duduk di antara dua sujud melatih persendian.
d. Salat lima waktu sama dengan aktivitas fisik rutin yang menunjang
kebugaran.
3. Penelitian tentang “Salat dan Kesehatan Jiwa dalam Perspektif Psikologi
Islam” oleh Suryana (2021). Penelitian tersebut bertujuan untuk menganalisis
peran salat dalam meningkatkan kesehatan jiwa ditinjau dari psikologi Islam
dan psikologi modern. Pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis teks
keagamaan dan psikologi modern. Hasil dari penelitian yang dilakukan
adalah sebagai berikut:
a. Salat khusyuk menumbuhkan mindfulness dapat mengurangi kecemasan.
14

