Page 502 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 502

keberadaan dan kesehatan dirinya sendiri, seringkali demi pekerjaan dia curahkan

                  energi dan waktu sampai lupa menjalankan ibadah solatnya, kalaupun menjalankan
                  ibadah  solat  hanya  sekedar  gugur  kewajiban  saja  seakan-akan  mereka  tidak

                  merasakan kenikmatan apa-apa dalam solatnya, tidak tertarik dengan pahala serta

                  tidak takut akan dosa.  Pada waktunya melaksanakan ibadah solat masih main HP
                  seringkali berada dikendaraan yang terjebak macet parah. Ditambah dengan sering

                  adanya perasaan cemas atas untung dan rugi yang diderita, stress dengan pekerjaan
                  yang menumpuk dan problem kehidupan lainya baik dalam rumah tangga, kantor,

                  lingkungan maupun problem social lainnya yang mempengaruhi tingkat kesehatan

                  fisik maupun kesehatan mentalnya.
                        Mengacu pada data dari Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes), Indonesia

                  saat ini mengalami darurat kesehatan jiwa.  sekitar 1 dari 10 orang di Indonesia
                  mengidap  gangguan  mental.  Dalam  data  yang  sama,  Riskesdas  2018

                  mengungkapkan bahwa lebih dari 19 juta penduduk berusia lebih dari 15 tahun di
                  Indonesia mengalami gangguan mental emosional. Selain itu, lebih dari 12 juta

                  orang dalam kelompok usia yang sama mengalami depresi. Hal ini bias dilihat dari

                  grapik kunjungan rawat jalan Tahun 2015-2019 sebagai berikut:


















                  Gambar 3.    Kunjungan Rawat Jalan Pasien Rumah Sakit Cipto Amgun Kusumo

                               Tahun 2015 – 2019





                                                                                               32
   497   498   499   500   501   502   503   504   505   506   507