Page 505 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 505
generasi muda. Kondisi ini menjadi perhatian peneliti untuk meneliti dimensi
spiritual salat, pengaruhnya terhadap kesehatan fisik dan kesehatan mental bagi
masyarakat muslim di perkotaan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi
kontribusi untuk memperkuat praktik salat sebagai pilar spiritual sekaligus media
peningkatan kesehatan di era modern.
c. Keterbatasan Penelitian
Dalam melaksanakan penelitian ini, peneliti menyadari adanya beberapa
keterbatasan yang perlu dicatat sebagai bagian dari objektivitas akademik:
1. Keterbatasan Waktu dan Akses Data
Penelitian ini dilakukan dalam rentang waktu tertentu sehingga pengumpulan
data bersifat terbatas pada sumber yang dapat diakses secara langsung.
Penulis tidak dapat menjangkau seluruh populasi yang menjadi subjek
penelitian secara luas, sehingga data yang diperoleh bersifat representatif
tetapi tidak mencakup keseluruhan.
2. Keterbatasan Lokasi Penelitian
Penelitian ini fokus pada masyarakat Muslim di lingkungan perkotaan
tertentu, sehingga hasilnya mungkin tidak sepenuhnya dapat
digeneralisasikan untuk seluruh masyarakat Muslim di berbagai daerah
dengan kondisi sosial dan budaya yang berbeda.
3. Keterbatasan Perspektif Peneliti
Sebagai seorang guru agama, penulis memiliki fokus dan sudut pandang
tertentu yang berorientasi pada aspek spiritual dan pendidikan agama. Hal ini
dapat menjadi kekuatan sekaligus keterbatasan, karena penelitian ini lebih
menekankan pada dimensi ibadah salat dan pengaruhnya terhadap kesehatan,
sehingga aspek lain yang relevan mungkin kurang mendapat perhatian penuh.
4. Keterbatasan Metode dan Sumber Data
Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka dan data sekunder dari
survei dan laporan kesehatan nasional. Keterbatasan ini berarti penelitian
tidak dilengkapi dengan data primer lapangan yang bersifat kuantitatif
langsung dari responden, sehingga hasil penelitian perlu dibaca sebagai
bagian dari kajian awal yang dapat dikembangkan pada penelitian lanjutan.
35

