Page 510 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 510

Pada abad 17 kondisi suatu pasien yang sakit hanya diidentrifikasi dengan

                  medis,  namun  pada  perkembangannya  pada  abad  19  para  ahli  kedokteran
                  menyadari  bahwa  adanya  hubungan  antara  penyakit  dengan  kondisi  dan  psikis

                  manusia. Hubungan timbal balik ini menyebabkan manusia menderita gangguan

                  fisik  yang  disebabkan  oleh  gangguan  mental  (somapsikotis)  dan  sebaliknya
                  gangguan mental dapat menyebabkan penyakit fisik (psikomatik).

                        Orang yang sehat mental akan senantiasa merasa aman dan bahagia dalam
                  kondisi  apapun,  ia  juga  akan  melakukan  introfeksi  atas  segala  hal  yang

                  dilakukannya  sehingga  ia  akan  mampu  mengontrol  dan  mengendalikan  dirinya

                  sendiri. (https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup).

                  b.    Pengaruh Salat terhadap Kesehatan Mental

                        Salat  adalah  ibadah  yang  istimewa  dalam  agama  Islam  yang  diwujudkan
                  dengan  melakukan  perbuatan-perbuatan  tertentu  disertai  dengan  ucapan-ucapan

                  tertentu serta dengan syarat-syarat tertentu yang dikerjakan lima kali dalam satu
                  hari (Miftahul, 2023). Salat merupakan ibadah yang pertama dan utama, ibadah

                  yang memiliki nilai kebaikan dan dapat memberikan ketenangan bagi oarng yang
                  melaksanakannya.

                        “(Yaitu)  orang-orang  yang  beriman  dan  hati  mereka  menjadi  tenteram

                  dengan mengingat Allah. Ingatlah, bahwa hanya dengan mengingat Allah hati akan
                  selalu tenteram” (Ar Ra’d: 28).

                        Dalam    ilmu    kedokteran    dikenal   dengan    istilah   psikosomatik
                  (kejiwabadanan). Dimaksudkan dengan istilah tersebut adalah untuk menjelaskan

                  bahwa terdapat hubungan yang era antara jiwa dan badan. Hubungan timbal balik,
                  jiwa sehat badan segar dan badan sehat jiwa normal. Solat sebagai aktifitas ibadah

                  badan  dengan  gerakan-gerakan  tertentu  dan  bacaan  tertentu  memiliki  hubungan

                  yang kuat dengan kesehatan mental. Prof. Dr. Muhammad Mahmud Abd Al Qadir
                  membahas hubungan antara agama dan kesehatan mental melalui pendekatan teori

                  biokimia. Menurutnya, didalam tubuh manusia terdapat Sembilan kelenjar hormon

                  yang memproduksi persenyawaan-persenyawaan kimia yang mempunyai pengaruh
                  biokimia  tertentu,  disalurkan  lewat  pembuluh  darah  dan  selanjutnya  memberi

                  pengaruh kepada eksistensi dan berbagai-bagai kegiatan tubuh.


                                                                                               40
   505   506   507   508   509   510   511   512   513   514   515