Page 512 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 512

Salat khusuk ini menjadi hal yang utama untuk mendapatkan kebaikan dalam

                  menjalankan ibadah salat. Sebaliknya apabila salat dilaksanakan tidak khusuk maka
                  dalam menjalankannya terasa berat, tidak menemukan ketenangan dan kedamain

                  dalam solatnya dan solat yang dilakukan tidak memiliki implikasi apa-apa kecuali

                  kepenatan.  Dr.  Muhamad  Soleh  dalam  bukunya  ‘Terapi  salat  Tahajud’,
                  menjelaskan: dalam kenyataannya, memang terdapat orang yang beramal bukan

                  berdasarkan  keimanan,  sebaliknya  ada  juga  orang  yang  beriman  hanya  kepada
                  Tuhan, tapi tidak suka beribadah.

                        Lebih  lanjut  Muhamad  soleh  menjelaskan  kondisi  psikis  seseorang  ketika

                  mengerjakan  sesuatu  secara  tidak  khusu/ikhlas  akan  menyebabkan  terjadinya
                  gangguan adaftasi terhadap irama sirkadian yang mendatangkan kesakitan. Begitu

                  juga stress  dapat  menyebabkan seseorang rentan terhadap infeksi,  mempercepat
                  perkembangnan sel kanker dan meningkatkan metastasis.


                  6.    Implikasi Teoritis dan Praktik Bagi Pengembangan Ilmu Keislaman dan
                        Kesehatan

                        Berdasar pada kajian literatur terkait dengan dimensi spiritual shalat, sangat
                  relevan bagi kesehatan fisik dan kesehatan mental dan bisa dijadikan sarana untuk

                  pencegahan, pengobatan dan penyembuhan (prepentif, kuratif dan rehabilitative)

                  adalah sebagai berikut:
                  1.    Prepentif (pencegahan)

                        Secara  fisik,  salat merupakan rangkaian gerakan berirama yang dilakukan
                        secara  berulang.  Gerakan  salat  menyebabkan  kontraksi  dan  relaksasi  otot

                        yang  harmonis  dan  seimbang.  Hal  tersebut  melibatkan  beberapa  tipe
                        peregangan  dan  kontraksi  isometrik,  seperti  yang  terjadi  pada  saat

                        berolahraga. Berbagai posisi dan gerakan sholat, seperti takbir, rukuk, sujud,

                        dan  duduk,  melibatkan  hampir  semua  otot  rangka  pada  tubuh  manusia.
                        Melakukan gerakan sholat dan ditambah dengan jalan kaki menuju masjid

                        dikatakan sudah memenuhi rekomendasi olahraga 30 menit per hari.
                  2.    Kuratif (pengobatan).

                        Sholat  melibatkan  serangkaian  gerakan  tubuh  yang  dapat  memberikan

                        manfaat signifikan bagi kesehatan fisik, dan pengobatan Salah satu gerakan


                                                                                               42
   507   508   509   510   511   512   513   514   515   516   517