Page 509 - Jurnal Penelitian MTsN 6 Jakarta
P. 509

Hal ini sesuai dengan yang diungkapkan   oleh Kepala Badan Pengawas Obat

                  dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar. Dia menjelaskan posisi sujud memungkinkan
                  aliran darah kaya oksigen mengalir lebih lancar ke otak. Hal ini karena posisi kepala

                  yang lebih rendah dari jantung, memanfaatkan gravitasi untuk meningkatkan suplai

                  darah ke otak.
                        Dalam ilmu kedokteran, posisi sujud yang menempatkan kepala lebih rendah

                  dari  jantung  memungkinkan  aliran  darah  yang  kaya  oksigen  mengalir  lebih
                  maksimal  ke  otak.  Hal  ini  sangat  bermanfaat  bagi  fungsi  otak,  karena  oksigen

                  merupakan  elemen  utama  dalam  proses  metabolisme  dan  regenerasi  sel  saraf.

                  Selain itu, gravitasi juga membantu memperlancar aliran getah bening ke bagian
                  kepala,  leher,  dan  ketiak. Aliran  ini  berperan  dalam  membersihkan  racun  serta

                  meningkatkan     sistem   imun    tubuh.   (https://www.cnnindonesia.com/gaya-
                  hidup/2025


                  4.    Pengaruh Dimensi Spritual Salat terhadap Kesehatan Mental
                  a.    Kesehatan Mental

                        Istilah kesehatan mental diambil dari konsep mental hygiene, kata mental
                  berasal dari Bahasa Yunani yang berarti kejiwaan. Kata mental memiliki kesamaan

                  makna dengan kata psyhe yang berasal dari Bahasa latin yang berarti psikis atau

                  jiwa, jadi dapat diambil makna bahwa mental hygiene berarti mental yang sehat
                  atau kesehatan mental.

                        Kesehatan mental (mental hygiene) adalah ilmu yang meliputi system tentang
                  prinsip-prinsip, peraturan-peraturan, serta prosedur-prosedur untuk mempertinggi

                  kesehatan ruhani.
                        Kesehatan mental adalah terhindarnya seseorang dari keluhan dan gangguan

                  mental  baik  berupa  neurosis  maupun  psikosis  (penyesuaian  diri  terhadap

                  lingkungan social) (Mujib dan Mujakir, 2001, 2003). Mental yang sehat tidak akan
                  mudah terganggu oleh stressor (penyebab terjadinya stress). Orang yang memiliki

                  mental sehat berarti mampu menahan diri dari tekanan-tekanan yang datang dari

                  dirinya sendiri dan lingkungannya (Noto Sudirjo, 1980) menyatakan bahwa ciri-ciri
                  orang  yang  memiliki  kesehatan  mental  adalah  memiliki  kemampuan  diri  untuk

                  bertahan dari tekanan-tekanan yang datang dari lingkungannya.


                                                                                               39
   504   505   506   507   508   509   510   511   512   513   514