Page 117 - E-Book Pengelolaan Pendidikan dan Kepemimpinan
P. 117
f. Buku stok barang,mencatat barang habis pakai yang masuk/
diterima dan barang yang keluar/ digunakan dan sisa
barang/stok barang.
Kode khusus diberikan terhadap barang yang tergolong barang
inventaris. Kode ditulis pada barang inventaris, diletakkan di tempat
yang mudah dibaca. Kode berbentuk numeric yang menunjukkan
kementerian, asal barang, sekolah, dan jenis barang. Keadaan dan
jumlah sarana dan prasarana sekolah harus dilaporkan secara berkala
misalnya tiap 3 bulan, 1 semester, dan 1 tahun.
Barang dikuasai sekolah diberi nomor yang terdiri dari :
a. Nomor kode lokasi.
Nomor kode lokasi tidak hanya menggambarkan/ menjelaskan
dimana barang tersebut berada tetapi juga menggambarkan
status kepemilikan barang, termasuk unit dan satuan kerja serta
tahun pembelian/ pengadaan barang. Nomor kode lokasi terdiri
dari 10 digit ditambah 2 digit untuk unit/satuan kerja sehingga
menjadi 12 digit. Angka atau digit tersebut ditulis berurutan ke
belakang di atas sebuah garis lurus sebagai berikut:
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1-2 : Kode komponen misal: barang milik dalam negeri kode 01
3-4 : Kode provinsi
5-6 : Kode kabupaten/kota
7-8 : Kode unit
9-10 : Kode tahun pembelian/pengadaan
11-12 : Kode sub unit/ satuan kerja
b. Nomor kode barang.
Nomor kode barang menggambarkan: bidang kelompok, sub
kelompok, dan sub-sub kelompok jenis barang.
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1-2 : Kode bidang barang
111

