Page 116 - MODUL GP MATEMATIKA SMA - E
P. 116

Kegiatan Pembelajaran 2



                         pengambilan  keputusan  yang  tepat.  Bagi  suatu  negara, matematika  akan
                         menyiapkan warganya untuk bersaing dan berkompetisi di bidang ekonomi

                         dan teknologi.


                         Mata  pelajaran  matematika  perlu  diberikan  kepada  semua  peserta

                         didikmulai  dari  sekolah  dasar,  untuk  membekali  peserta  didik  dengan
                         kemampuan  berpikir  logis,  analitis,  sistematis,  kritis,  inovatif  dan  kreatif,

                         serta  kemampuan  bekerjasama.  Kompetensi  tersebut  diperlukan  agar
                         peserta  didik  dapat  memiliki  kemampuan  memperoleh,  mengelola,  dan
                         memanfaatkan informasi untuk  hidup lebih baik pada keadaan yang selalu

                         berubah,  tidak  pasti,  dan  sangat  kompetitif.  Dalam  melaksanakan
                         pembelajaran  matematika,  diharapkan  bahwa  peserta  didik  harus  dapat

                         merasakan kegunaan belajar matematika.



                         Dalam  pembelajaran,  pemahaman  konsep  sering  diawali  secara  induktif
                         melalui  pengamatan  pola  atau  fenomena,  pengalaman  peristiwa  nyata
                         atauintuisi.  Proses  induktif-deduktif  dapat  digunakan  untuk  mempelajari

                         konsep  matematika.  Dengan  demikian, cara  belajar  secara  deduktif  dan
                         induktif  digunakan  dan  sama-sama  berperan  penting  dalam  matematika.

                         Dari cara kerja matematika tersebut diharapkan akan terbentuk sikap kritis,
                         kreatif, jujur dan komunikatif  pada peserta didik. Pendidikan matematika

                         dapat diartikan sebagai proses perubahan baik kognitif, afektif, dan kognitif
                         kearah  kedewasaan  sesuai  dengan  kebenaran logika. Ada  beberapa
                         karakteristik matematika, antara lain :


                         a) Objek yang dipelajari abstrak.
                             Sebagian  besar  yang  dipelajari  dalam  matematika  adalah  angka  atau
                             bilangan  yang  secara  nyata  tidak  ada  atau merupakan  hasil  pemikiran

                             otak manusia.
                         b) Kebenaranya berdasarkan logika.

                             Kebenaran  dalam  matematika  adalah  kebenaran  secara  logika  bukan
                             empiris.  Artinya  kebenarannya  tidak  dapat  dibuktikan  melalui
                             eksperimen seperti dalam ilmu fisika atau biologi. Contohnya nilai v-2

                             tidak  dapat  dibuktikan  dengan  kalkulator,  tetapi  secara  logika  ada

           30
   111   112   113   114   115   116   117   118   119   120   121