Page 117 - MODUL GP MATEMATIKA SMA - E
P. 117

Modul Pelatihan Matematika SMA



                                  jawabannya  sehingga  bilangan  tersebut  dinamakan  bilangan  imajiner
                                  (khayal).

                               c) Pembelajarannya secara bertingkat dan kontinu.
                                  Pemberian  atau  penyajian  materi  matematika  disesuaikan  dengan
                                  tingkatan  pendidikan  dan  dilakukan  secara  terus-menerus. Artinya

                                  dalam  mempelajari  matematika  harus  secara  berulang  melalui  latihan
                                  latihan soal.

                               d) Ada keterkaitan antara materi yang satu dengan yang lainnya.
                                  Materi  yang  akan  dipelajari  harus  memenuhi  atau  menguasai  materi
                                  sebelumnya. Contohnya ketika akan mempelajari tentang volume atauisi

                                  suatu  bangun  ruang  maka  harus  menguasai  tentang  materi  luas  dan
                                  keliling bidang datar.

                               e) Menggunakan bahasa simbol.
                                  Dalam  matematika  penyampaian  materi  menggunakan  simbol-simbol

                                  yang telah disepakati dan dipahami secara umum. Misalnya penjumlahan
                                  menggunakan simbol “+” sehingga tidak terjadi dualisme jawaban.
                               f) Diaplikasikan dibidang ilmu lain.

                                  Materi matematika banyak digunakan atau diaplikasikan dalam bidang
                                  ilmu lain. Misalnya materi fungsi digunakan dalam ilmu ekonomi untuk

                                  mempelajari fungsi permintan dan fungsi penawaran.



                           Berdasarkan  karakteristik  tersebut  maka  matematika  merupakan  suatu ilmu
                           yang penting dalam kehidupan bahkan dalam perkembangan ilmu pengetahuan.
                           Hal ini yang harus ditekankan kepada siswa sebelum mempelajari matematika

                           dan dipahami oleh guru.



                           Perkembangan  matematika,  bermula  dari  kepekaan  serta  kesadaran ataupun
                           kepedulian    manusia  untuk  memahami  fenomena-fenomena empiris  yang
                           ditemui  dalam  kehidupan  keseharian.  Bermunculanlah konsep-konsep  dasar

                           yang selanjutnya mengalami  perluasan (ekspansi), pembenaran (justification),
                           pembenahan serta generalisasi atau formalisasi.







                                                                                                            31
   112   113   114   115   116   117   118   119   120   121   122