Page 7 - Bahan Ajar Laporan Kejadian Tindak Pidana Kehutanan
P. 7

4)  Dengan apakah

                                Laporan kejadian dapat menjawab tentang alat yang ada hubungannya dengan
                                tindak pidana yang terjadi, yaitu dengan mengajukan pertanyaan antara lain :

                              Dengan apakah tersangka melakukan tindak pidana tersebut ?

                              Dengan apakah tersangka membawa hasil kejahatannya ?
                            5)  Mengapakah

                                Laporan  kejadian  dapat  menjawab  tentang  alat  latar  belakang  atau  penyebab

                                terjadinya tindak pidana tersebut, yaitu dengan mengajukan pertanyaan antara
                                lain :

                              Mengapa perbuatan tindak pidana itu dilakukan ?

                              Mengapa pelaku menggunakan alat itu dalam melakukan kejahatannya ?
                            6)  Bagaimanakah

                                Laporan  kejadian  dapat  menjawab  tentang  cara  perbuatan  tindak  pidana  itu
                                dilakukan, yaitu dengan mengajukan pertanyaan antara lain :

                              Bagaimana tersangka melakukan tindak pidana itu ?

                              Bagaimana saksi mengetahui terjadinya tindak pidana itu ?
                            7)  Bilamanakah

                                Laporan  kejadian  dapat  menjawab  tentang  waktu  perbuatan  tindak  pidana  itu
                                dilakukan, yaitu dengan mengajukan pertanyaan antara lain :

                              Bilamanakah tersangka melakukan tindak pidana itu ?

                              Bilamanakah saksi mengetahui terjadinya tindak pidana itu ?


                            D.  Penerapan Pasal Tindak Pidana

                                       Teknik penerapan pasal dalam laporan kejadian adalah sebagai berikut :
                            1.  Penerapan pasal tunggal

                                Pasal tunggal diterapkan apabila yang dipersangkakan hanya satu pasal saja.

                                Contoh :
                                  Melanggar pasal 362 KUHP

                                  Melanggar pasal 12 huruf e UU No. 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan
                                   Pemberantasan Perusakan Hutan



                             SS_Diklat Pembentukan Polhut Ahli_2019_BDLHK Makassar                                                                                  6
   2   3   4   5   6   7   8   9   10   11   12