Page 64 - E-Book Biologi Terintegrasi ESQ Materi Keanekaragaman Hayati
P. 64
2. Upaya Pelestarian Keanekaragaman Hayati
Untuk mengatasi berbagai kerusakan yang mengancam ekosistem dan keanekaragaman
hayati yang ada di dalamnya, manusia melakukan berbagai tindakan. Tindakan tersebut
meliputi penebangan hutan dengan terencana, reboisasi, pengendalian hama dengan
hewan predator, dan berbagai usaha pelestarian lainnya. Penebangan hutan yang
dilakukan dengan terencana (sistem tebang pilih) akan dapat mengurangi resiko bencana
alam akibat penebangan liar. Penebangan tersebut kemudian diikuti dengan reboisasi
atau penanaman kembali.
Reboisasi adalah kegiatan menanam kembali pohon di
kawasan hutan yang gundul akibat penebangan liar,
kebakaran, atau kerusakan lainnya. Langkah ini sangat
penting karena pohon memiliki peran besar dalam
menjaga keseimbangan lingkungan. Selain itu, pohon-
pohon yang ditanam kembali akan menjadi rumah bagi
berbagai jenis flora dan fauna yang sebelumnya
kehilangan habitat. Reboisasi bukan hanya tanggung
jawab pemerintah atau lembaga tertentu, tetapi juga
menjadi tanggung jawab kita bersama. Mari kita jadikan
reboisasi sebagai langkah kecil yang membawa
perubahan besar. Karena alam yang hijau dan lestari
adalah warisan berharga yang harus kita jaga untuk
generasi mendatang. Ayo, simak video dibawah ini!
Gambar 32. Reboisasi
ESQ
Reboisasi bukan sekadar
menanam pohon, tetapi juga
wujud nyata dari rasa syukur
kita kepada Tuhan atas
karunia alam yang diberikan.
Dalam Al-Qur'an, Allah
berfirman: "Dan janganlah
kamu berbuat kerusakan di
muka bumi setelah Allah
memperbaikinya..."
(QS. Al-A'raf: 56).
E-Book Keanekaragaman Hayati
50