Page 60 - E-Book Biologi Terintegrasi ESQ Materi Keanekaragaman Hayati
P. 60
1. Menghilangnya Keanekaragaman Hayati
Tingginya keanekargaman hayati yang dimiliki Indonesia memang dinilai sangat
menguntungkan karena banyak di antara jenis hayati yang ada memiliki manfaat sebagai
bahan obat, bahan bangunan, bahan dasar industri, maupun bahan-bahan lain yang
sangat diperlukan baik oleh Indonesia sendiri maupun oleh negara lain. Jenis-jenis lain
yang secara langsung tidak atau kurang bermanfaat bagi kehidupan manusia pun ternyata
sangat penting untuk mendukung kehidupan jenis hayati yang diperlukan oleh manusia.
Keanekaragaman hayati yang tinggi juga menyebabkan banyak di antara jenis hayati
Indonesia memiliki populasi yang kecil atau daerah sebarannya sangat terbatas (endemis)
sehingga menjadi rawan punah. Selain itu terdapat pula jenis pemangsa puncak, jenis
megaherbivora, jenis-jenis yang berbiak dalam kelompok, dan jenis-jenis yang melakukan
migrasi.
Berbagai kegiatan manusia juga menyebabkan
beberapa kelompok hayati menjadi rawan mengalami
kepunahan. Kegiatan tersebut berupa pemanfaatan
secara besar-besaran sampai melampaui daya
reproduksinya. Kegiatan lain adalah penebangan kayu
yang menyebabkan terjadinya fragmentasi hutan.
Contohnya adalah orang utan (Pongo pygmeaus). Orang
utan merupakan primata arboreal, yaitu jenis kera
besar yang habitatnya adalah pepohonan dengan
kanopi yang lebat. Akibat fragmentasi habitat, orang
utan terpaksa tidak lagi hidup di kanopi hutan, tetapi
Gambar 28. Seekor Orang utan (Pongo tergusur dari habitat aslinya dan hidup di permukaan
pygmeaus) akibat fragmentasi habitat, tanah yang sangat kurang akan bahan makanan.
orang utan tidak lagi hidup lagi di kanopi Kakinya yang tidak dirancang untuk berjalan pun
hutan, melainkan di permukaan tanah
terpaksa digunakannya untuk menapak di lantai hutan
(Ray, 2022)
(Gambar 28).
O
N
S
Y
K
L
L
I
B
I
S
I
T
I
L
P
Q
S
ESQ - RESPONSIBILITY SKILL
E
E
S
R
-
Ananda, keanekaragaman hayati yang ada di Indonesia adalah anugerah luar biasa dari
Tuhan Yang Maha Esa. Sebagai generasi penerus, ananda memiliki peran penting dalam
menjaga dan melestarikan kekayaan alam ini agar tetap terjaga untuk masa depan. Usaha
pelestarian keanekaragaman hayati bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga
kesempatan bagi kita untuk membentuk karakter dan kepribadian yang positif.
E-Book Keanekaragaman Hayati
46