Page 49 - MODUL SEKOLAH ISLAM TERPADU
P. 49
C. Standar Proses Pembelajaran
Dalam proses pembelajarannya, SIT menggunakan pendekatan pembelajaran TERPADU
dengan uraian sebagai berikut :
a. Telaah artinya mengkaji konsep dasar materi melalui aktivitas tadabur dan tafakur.
b. Eksplorasi artinya melakukan aktivitas menggali pengetahuan melalui beragam metode
dan pendektan pembelajaran.
c. Rumuskan artinya menyimpulkan hasil eksplorasi dengan berbagai bentuk penyajian.
d. Presentasikan artinya menjelaskan atau mendiskusikan rumusan hasil eksplorasi.
e. Aplikasikan artinya menerapkan hasil pembelajaran yang didapat untuk memecahkan
masalah dan mengaitkan dengan bidang yang relevan.
f. Duniawi artinya mengaitkan hasil pembelajaran yang didapat dengan kehidupan nyata.
g. Ukhrowi artinya menghubungkan hasil pembelajaran yang didapat dalam melaksanakan
pengabdian kepada Allah SWT.
1. Perencanaan Pembelajaran
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam perencanaan pembelajaran sebagai berikut :
a. Analisis Kurikulum
1) Sekolah bertanggung jawab melakukan analisis kurikulum bersama guru melalui
forum Kelompok Kerja Guru (KKG) atau sejenis.
2) Analisis kurikulum dilakukan dengan cara memetakan kompetensi inti-kompetensi
dasar (KI-KD) penentuan indicator, dan internalisasi nilai islam di tiap semester.
3) Dalam perumusan indicator pencapaian kompetensi sedapat mungkin mencakup tiga
ranah pembelajaran kognitif, afektif dan pesikomotorik.
4) Internalisasi nilai-nilai keislaman dalam proses pembelajaran, berupa kutipan ayat-
ayat al-qur’an, hadis, kisah-kisah islami, atau skap-sikap teladan dari tokoh-tokoh
islam.
5) Untuk pembelajaran tematik pada jenjang Pendidikan dasar, proses analisis kurikulum
berfungsi juga untuk mengamati adanya keterkaitan materi antara mata pelajaran.
Setelah mendapatkan adanya keterkaitan KI-KD antarpelajaran dilanjutkan dengan
menentukan tema pembelajaran, penyusunan jaringan tema/spider web.
b. Silabus

