Page 44 - Pedoman Keprotokolan DPR RI
P. 44
f. Pelepasan kepulangan rombongan Tamu Luar Negeri yang tidak dipimpin
oleh Ketua atau Wakil Ketua Parlemen di bandara, dilakukan oleh unsur
Pimpinan dan/atau Anggota GKSB DPR untuk negara terkait atau
Anggota BKSAP.
g. Pejabat Serjen DPR mendampingi setiap prosesi pelepasan kepulangan
Tamu Luar Negeri di bandara.
D. Penerimaan Tamu Luar Negeri yang berkunjung ke DPR atas
prakarsa/inisiatif tamu yang bersangkutan
1. Pengaturan Tamu Luar Negeri yang berkunjung ke DPR atas
prakarsa/inisiatif tamu yang bersangkutan
a. Biaya akomodasi, transportasi lokal selama berada di Indonesia tidak
ditanggung oleh DPR;
b. Jumlah anggota delegasi tidak dibatasi.
Pembatasan dapat dilakukan terhadap acara pertemuan dengan
pertimbangan keterbatasan ruang pertemuan;
c. Acara kunjungan diatur sebagai berikut:
1) Kunjungan kehormatan kepada Pimpinan DPR;
2) Pertemuan/dialog dengan BKSAP dan/atau Alat Kelengkapan DPR
terkait;
3) Pertemuan dengan pihak lain atas permintaan delegasi tamu atau
kedutaan besar negara tamu, setelah dikoordinasikan terlebih dahulu
dengan DPR;
4) Penambahan acara dapat dilakukan dengan persetujuan Pimpinan
DPR.
d. Atas permintaan delegasi tamu, dapat diacarakan untuk menyaksikan
jalannya rapat DPR tetapi tidak dapat menyampaikan statement dalam
rapat DPR.
2. Pendampingan Tamu Luar Negeri yang berkunjung ke DPR atas
prakarsa/inisiatif tamu yang bersangkutan
a. Kunjungan Kepala Negara/Kepala Pemerintahan
6