Page 46 - Pedoman Keprotokolan DPR RI
P. 46
4) Pejabat Setjen DPR.
e. Kunjungan Pejabat Lain dari Luar Negeri
Kunjungan kehormatan Pejabat lain dari luar negeri kepada Pimpinan
DPR diterima oleh Ketua DPR atau Wakil Ketua DPR didampingi oleh;
1) Unsur Pimpinan BKSAP;
2) Unsur Pimpinan Komisi I;
3) Unsur Pimpinan dan/atau anggota Komisi dan/atau Badan terkait; dan
4) Pejabat Setjen DPR.
E. Substansi Pertemuan
1. Apabila tamu luar negeri diterima oleh Pimpinan DPR maka substansi
pertemuan berupa pointers/butir wicara/pidato disiapkan oleh Staf
Ahli/Tenaga Ahli Pimpinan DPR yang bersangkutan, dengan bahan berupa
country profile yang dapat dimintakan kepada Sekretariat BKSAP;
2. Apabila tamu luar negeri diterima oleh Alat Kelengkapan Dewan maka
substansi pertemuan berupa pointers/butir wicara/pidato disiapkan oleh
Tenaga Ahli Alat Kelengkapan Dewan yang bersangkutan, dengan bahan
country profile yang dapat dimintakan kepada Sekretariat BKSAP;
3. Apabila antara tamu luar negeri dan DPR membuat joint-statement/joint-
communique/MoU maka materi disusun oleh Staf/Tenaga Ahli Pimpinan DPR
bekerjasama dengan Sekretariat BKSAP dan Tenaga Ahli BKSAP;
4. Press release yang disampaikan oleh Pimpinan DPR disusun oleh
Staf/Tenaga Ahli Pimpinan DPR yang bersangkutan;
5. Press release yang disampaikan oleh Pimpinan Alat Kelengkapan Dewan
disusun oleh Tenaga Ahli Alat Kelengkapan Dewan yang bersangkutan.
F. Bahasa
1. Dalam pembicaraan resmi dengan tamu luar negeri, DPR menggunakan
Bahasa Indonesia sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 24
Tahun 2009;
2. Pihak DPR mempersiapkan penerjemah professional;dan
3. Dalam hal tertentu, penterjemah dapat disiapkan oleh tamu luar negeri yang
bersangkutan atau Kedutaan Besar negara tamu.
8