Page 51 - Pedoman Keprotokolan DPR RI
P. 51
6) Setjen DPR meliput jalannya prosesi penyambutan.
c. Acara Tamu Luar Negeri di Gedung DPR
1) Setjen DPR menyiapkan acara courtesy call delegasi tamu dengan
Pimpinan DPR, pertemuan dengan BKSAP, dan Alat Kelengkapan
Dewan terkait, termasuk penyiapan ruangan dan fasilitas
pendukungnya;
2) Setjen DPR mengirimkan surat pemberitahuan kepada Pimpinan dan
Anggota DPR yang akan mendampingi, mengenai tanggal dan waktu
kedatangan delegasi, dan pakaian yang harus dikenakan, paling
lambat 2 (dua) hari sebelumnya;
3) Pimpinan dan/atau Anggota DPR serta pejabat Sekretariat Jenderal
DPR yang akan mendampingi sudah berada di ruang pertemuan paling
lambat 15 (lima belas) menit sebelum kedatangan tamu;
4) Setjen DPR menyiapkan tenaga penerjemah yang diperlukan;
5) Setjen DPR mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan
prosesi courtesy call/pertemuan, antara lain: photo session, tukar
menukar cenderamata, serta penandatanganan dokumen dan
konferensi pers (apabila diperlukan); dan
6) Setjen DPR RI meliput jalannya prosesi courtesy call/pertemuan.
d. Acara Tamu Luar Negeri di luar Gedung DPR
1) Kunjungan Kehormatan kepada Presiden/Wakil Presiden;
2) Pimpinan DPR mengirim surat kepada Presiden/Wakil Presiden untuk
meminta kesediaan Presiden/Wakil Presiden menerima delegasi tamu
DPR, paling lambat 5 (lima) hari sebelum kedatangan delegasi tamu;
3) Setjen DPR melakukan koordinasi dengan pihak protokol istana untuk
memastikan kesediaan Presiden/Wakil Presiden untuk menerima
delegasi tamu;
4) Setjen DPR mengirimkan surat pemberitahuan kepada Pimpinan dan
Anggota DPR yang akan mendampingi, mengenai tanggal dan waktu
13