Page 38 - Modul Konteks Keislaman_Tasya Salsabila
P. 38

Perhatikan bahwa dari bilangan-bilangan yang disusun terbentuk susunan bilangan 4, 12,
               36,  108,  ….  mempunyai  keteraturan  dari  urutan  pertama,  kedua,  ketiga,  keempat  dan
               seterusnya, yaitu bilangan berikutnya diperoleh dari bilangan sebelumnya dikali 3 atau dapat

               juga kita tuliskan      6          = 3. Dalam uraian di atas dapat terlihat bahwa perbandingan

                                         6
               dua bilangan yang berurutan selalu sama, dan hasil yang didapatkan yaitu 3.



                   Perhatikan juga susunan bilangan-bilangan berikut.

                   a.  3, 6, 12, 24, …

                   b.  2, 1,  ,  , ….

                   c.  5, -25, 125, -625, …

                   Mari kita tinjau satu persatu.

                   a.  3,    6,    12,    24…

                         x2     x2     x2

                       atau juga dapat dituliskan sebagai berikut

                       6

                            6
                   Pada susunan bilangan ini, suku berikutnya diperoleh dari suku sebelumnya dikali 2.
                   Sehingga, dapat dikatakan bahwa perbandingan antar sukunya adalah 2.




                   b.  2,   1,     ,     , ….






                       atau juga dapat dituliskan sebagai berikut






                   Pada susunan bilangan ini, suku berikutnya diperoleh dari suku sebelumnya dikali 1/2.
                   Sehingga, dapat dikatakan bahwa perbandingan antar sukunya adalah 1/2.






            MODUL BARISAN DAN DERET                                                                  30
   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43