Page 39 - Level B1_Isi APa yang lebih seru? SIBI.indd
P. 39

“Ompung Doli,” kata Butet. “Aku mengundang mereka   “Wajah  Ompung  Doli  memang  terlihat  galak,  teta-


 kemari. Mereka temanku.”  pi  ha tinya baik,” kata Butet. Dia mendekati Ompung dan

 Tangan kakek yang juga disebut Ompung Doli bergerak-  menjelaskan  dengan  bahasa  isyarat  kalau  Neo  dan  Nara


 gerak dengan lincah dan cepat. Butet juga membalas nya   akan ikut ke hutan untuk bertemu Sang Putri. Buru- buru


 dengan  memakai  bahasa  isyarat.  Kakek  itu  manggut -  Ompung mengibaskan tangannya tanda tidak setuju.  Butet

 manggut lalu membuka pintu lebar-lebar.   kembali membujuk Ompungnya bahwa Nara dan Neo bisa


 “Ayo, masuk,” kata Butet.   membantu.


 Nara  mendekati  Butet  lalu  berbisik,  “Itu  tadi  bahasa  “Siapa di antara kalian yang bisa masak?” tanya Butet.


 isyarat, kan?”    Neo    mengacungkan         tangan,     “Aku    biasa    membantu


 Butet  mengangguk  lalu  bercerita  kalau  Ompung  Doli  Papa memasak.”

 tidak  bisa  berbicara  sejak  kecil.  Dulu  mereka  sering  ke-  “Kamu bisa menyanyi?” tanya Butet kepada Nara yang


 sulitan berkomunikasi hingga kemudian kakak Butet yang   segera  mengangguk.  “Ompung  ingin  dengar  suaramu,”


 kuliah di Jawa belajar bahasa isyarat. Setelah mahir, dia   lanjut Butet.

 mengajarkannya kepada Ompung Doli dan seluruh keluar-


 ganya. Butet lebih cepat menguasainya sebab dia sangat


 dekat dengan Ompung Doli.


 “Butet, apa kakekmu galak?” bisik Neo selirih mungkin.


 Matanya mengawasi kakek yang sedang memasukkan per-

 alatan  ke  dalam  keranjang  bambu.  Neo  takut  suaranya


 terdengar si kakek.



 30                                                                                         31
   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44