Page 35 - Level B1_Isi APa yang lebih seru? SIBI.indd
P. 35
Jalu tak bisa membayangkan
jika Kazu ditemani oleh Uwak
Tatang. Mungkin, beliaulah yang
akan berangkat ke Jepang. Jalu
menilai ini adalah keberuntungannya
yang tertunda, setelah sebelumnya
gagal berangkat.
Asyiiik, pekik Jalu dalam hati. Tekadnya menyusul
ke Jepang makin bulat. Apa pun caranya, dia akan
menyusul Abah.
Jalu baru saja akan membalas surel itu, tetapi rasa
dingin dan basah menempel di kepalanya. Jalu menoleh.
“Uut!” gerutu Jalu sambil menghindar dari kantong
es teh yang menempel di kepalanya.
“Makasih, atuh. Malah galak,” timpal Utari menyo-
dorkan es teh itu ke wajahnya. Jalu terpaksa segera
menerimanya.
Sejurus kemudian, Utari duduk di sebelahnya.
Tangan kanannya memegang kantong cilok, sementara
mulutnya sibuk mengunyah.
Membayangkan pergi ke Jepang membuat Jalu tak
bisa berhenti tersenyum. Dia berimajinasi menelusuri
jalan-jalan dengan bunga sakura yang sedang
berguguran di kanan dan kirinya, karena memasuki
musim gugur. Di ujung jalan, dia melihat atap Kuil
26 Mengejar Email dari Jepang 27
Bab 3
Haruto