Page 3 - CERPEN_Ainun Naim_SMPIT NURUL ILMI JAMBI
P. 3

Perjalanan dari Jambi menuju kota Padang membutuhkan waktu 12 jam untuk sampai disana.

               Perjalanan menuju Padang pun berlanjut, melihat keindahan alam yang masih ada membuat hati
               ku tenang.

               Begitu  indahnya  ciptaan  Yang  Maha  Esa,  menciptakan  alam  yang  bermanfaat  bagi  manusia.
               Terlalu menikmati pemandangan alam, tak sadar kini telah tiba untuk makan siang dan shalat

               dzuhur. Mobil pun berhenti di suatu rumah makan, seluruh penumpang turun untuk makan siang .

               “Naira, kita shalat dulu yuk baru kita makan” ajak Raesha ke suatu masjid di depan rumah makan
               itu.

               “Ayok, kita jama’ ya” jawabku mengiyakan .
               Naira dan Raesha pun pergi menuju masjid itu, dan shalat, beberapa waktu kemudian Naira dan

               Raesha kembali ke rumah makan itu dan memesan makanan.

               “Kamu mau pesan apa, Rae?” tanyaku yang memberikan menu kepada Raesha
               “Aku mau pesan soto ayam aja, kamu apa, Nai ?” tanya Raesha

               “Aku mau makan nasi goreng aja deh” jawabku menunjuk menu
               “Oke, biar aku aja yang pesenin. Tunggu ya” ucapku yang pergi menuju kasir

               Tak lama kemudian Raesha kembali, membawa makanan yang mereka pesan. Naira melihat ada
               anak kecil yang menatapnya.

               “Haloo, adik mau?” tanya Naira. Anak kecil itu tidak menjawab, ia hanya menatap Naira.

               “NAI, KAMU DIMANA”  suara Raesha terdengar oleh anak kecil itu, kemudian anak kecil itu
               berlari.

               “Disini” jawabku .
               “Kamu ngapain lama banget, travelnya nunggu tau” ucap Raesha.

               “Gara gara kamu anak kecil tadi pergi, kamu sih bikin dia takut kayaknya dia laper “ jawabku

               sembari memberikan nampan berisi makanan yang kami pesan dan berlari menyusul anak kecil
               tadi .

               “NAI“ Raesha berteriak .
               Aku tidak terlalu memperdulikannya, aku ingin tahu dimana anak kecil itu berada. Aku ingin

               mengajaknya makan bersama.

               Aku terus mengejarnya, hingga aku tidak tahu kini aku ada dimana. Aku terus mengikuti anak
               kecil itu, hingga sampailah di sebuah tempat pemukiman dengan banyak rumah kayu kecil.
   1   2   3   4   5   6   7   8