Page 463 - THAGA 2024
P. 463

ke  kamar  mandi  untuk  membersihkan  diri.  Sedangkan  aku
              membuat secangkir teh manis untuknya.
                  Dia menanggalkan semua kain yang melekat pada tubuh
              kecuali  bra  dan  celana  dalam  warna  merah  darah.  Berjalan
              melenggok  lalu  duduk  dibibir  kasur. Aku  segera  memberikan
              cangkir  teh  hangat  padanya.  Lalu  berdiri  menunggu  di
              sampingnya.
                  “Terimakasih,  Mas  Gal,”  ujarnya  mulai  membuka  suara.
              Disesapnya  teh  hangat  setengah  cangkir  lalu  disodorkan
              kepadaku. “Habisin, Mas Gal,” titahnya.
                  “He’em.”  Segera  aku  menyesap  teh  yang  masih
              mengeluarkan kepulan asap.
                  “Mas  Gal,  saya  sudah  memilih  untuk  mengakhiri
              hubungan  saya  dengan  dia.  Lebih  baik  saya  hidup  sendiri
              dan  menyenangkan  diri  saya  sendiri  dulu.  Kalo  saya  butuh
              melakukan  itu  mending  saya  temui  Mas  Gal,”  ungkapnya
              dengan nada tanpa beban.
                  Aku tersenyum mendengarnya. Nabila segera merebahkan
              tubuh,  aku  tau  apa  yang  dia  mau.  Tanganku  segera  menari
              dalam  gerakan  memijat  tubuhnya.  Melihatnya  telungkup,
              membuatku menelan saliva. Kulitnya begitu putih dan mulus.
              Sepertinya nyamuk pun akan terpeleset jika mampir di kulitnya.
                  “Langsung  istirahat,  Nab?  Nanti  mau  dibangunin  jam
              berapa?” tanyaku parau.
                  Tubuhnya  tampak  menikmati  pijatan  keringku  sambil
              tangannya menscroll IG. “Udah saya alarm jam lima nanti, Mas
              Gal,”  jawabnya  seraya  memposisikan  tubuhnya  duduk  dan
              langsung melempar gawainya. Telapak tangannya merangkum
              wajahku, lalu bibirnya menyesap bibirku dengan ganas. Dengan
              terburu-buru tangannya kembali mencengkram rambutku untuk
              semakin mendekatkan bibir kami yang sudah menyatu.

                                                              THAGA      455
                                                                GALGARA
   458   459   460   461   462   463   464   465   466   467   468