Page 122 - Kelas_12_SMA_Sejarah_Indonesia_Semester_1_Siswa_2016
P. 122

Soekarno tidak berkenan dengan usulan draft    tersebut, namun kemudian
              sikap Presiden Soekarno melunak, ia  memerintahkan agar Soeharto beserta
              Panglima Angkatan berkumpul di Bogor pada hari Minggu tanggal 19 Februari
              1967. Presiden menyetujui  draft  yang dibuat, dan pada  tanggal  20 Februari
              draft surat itu telah ditandatangani oleh Presiden. Ia meminta agar diumumkan
              pada hari Rabu tanggal 22 Februari 1967. Tepat pada pukul 19.30, Presiden
              Soekarno membacakan pengumuman resmi pengunduran dirinya.
                  Pada tanggal 12 Maret 1967 Jenderal Soeharto dilantik menjadi Pejabat
              Presiden Republik Indonesia oleh Ketua MPRS Jenderal Abdul Haris Nasution.
              Setelah setahun menjadi pejabat  presiden, Soeharto dilantik menjadi Presiden
              Republik Indonesia  pada  tanggal  27 Maret  1968 dalam  Sidang Umum    V
              MPRS. Melalui   Tap No. XLIV/MPRS/1968, Jenderal     Soeharto dikukuhkan
              sebagai Presiden Republik Indonesia hingga terpilih presiden oleh MPR hasil
              pemilu. Pengukuhan tersebut menandai berakhirnya dualisme kepemimpinan
              nasional dan dimulainya pemerintahan Orde Baru.

                PENGAYAAN
                                          Jelaskan hikmah apa yang dapat   diambil  dari
                                          adanya dualisme   kepemimpinan dalam   politik
                                          Indonesia pasca peristiwa G30S/PKI. Kaitkan
                                          pendapatmu dengan sebab-sebab kemunculan
                                          dan penyelesaian yang akhirnya terjadi!


               Sumber: Deppen, 1975
               Gambar 4.4 Soekarno dan Soeharto


              TUGAS

              •   Buatlah esai  tentang kondisi  Indonesia yang menyebabkan terjadinya
                  aksi Tritura, seperti yang tercermin dalam tuntutan Tritura !




              B.   Stabilisasi Politik dan Rehabilitasi Ekonomi

                  Terbentuknya  pemerintahan Orde  Baru yang diawali   dengan keputusan
              Sidang Istimewa  MPRS   tanggal  12 Maret  1967 yang menetapkan Jenderal
              Soeharto sebagai  pejabat  presiden. Kedudukannya  itu semakin kuat  setelah
              pada  27 Maret   1968, MPRS    mengukuhkannya     sebagai  presiden penuh.
              Pengukuhan tersebut  dapat  dijadikan indikator dimulainya  kekuasaan Orde
              Baru.





              114  Kelas XII SMA/MA
   117   118   119   120   121   122   123   124   125   126   127