Page 241 - EBOOK_Dasar - Dasar Pakan Ternak 2
P. 241
dalam melakukan uji ini akan menjadi penentu tingkat ketepatan hasil uji.
Semakin sering atau terbiasa, maka ketepatannya akan semakin meningkat.
Uji kualitas fisik ini dapat dilakukan melalui beberapa cara, yaitu:
1) Pengamatan visual (penglihatan)
Dilakukan dengan melihat fisik dari bahan baku atau pakan,
diantaranya warna, tekstur, konsistensi, ada tidaknya bahan asing,
jamur, serangga atau kumbang penggerek ataupun gumpalan. Uji
organoleptik secara visual ini merupakan teknik terbaik diantara uji
organoleptik lainnya.
Adanya perubahan kondisi fisik suatu bahan baku pakan biasanya
mengindikasikan adanya perubahan kandungan nutrisinya. Misalnya
warna tepung ikan yang lebih gelap dapat mengindikasikan bahwa
kadar airnya relatif lebih tinggi. Saat ditemukan serangga atau kumbang
penggerek pada jagung, bekatul atau bungkil kedelai bisa dipastikan
kadar energi atau protein bahan tersebut menurun. Adanya
kontaminasi jamur juga demikian, selain menurunkan kadar nutrisi,
jamur juga menghasilkan racun (mikotoksin) yang dapat melemahkan
sistem pertahanan tubuh ternak dan menurunkan respon pembentukan
antibodi.
Uji kualitas dengan cara pengamatan visual (penglihatan)
terhadap 2 sampel jagung yang berbeda
229

