Page 242 - EBOOK_Dasar - Dasar Pakan Ternak 2
P. 242
2) Diraba
Kontrol kualitas ini biasanya dilakukan untuk mendeteksi adanya
campuran sekam pada bekatul. Caranya ambil sesendok bekatul dan
letakkan pada telapak tangan. Ambil sejumput dan gosok-gosokkan
diantara jari, jika terlalu kasar bisa disimpulkan bahwa bekatul
tercampur sekam. Bisa juga dengan menekan segenggam bekatul, jika
kualitas bekatul itu baik, akan terbentuk cetakan jari pada bekatul
tersebut. Tepung ikan dengan kadar air tinggi akan terasa panas dan
lengket pada tangan.
3) Dibau (aroma)
Beberapa jenis bahan pakan tertentu memiliki bau atau aroma yang
spesifik, seperti tepung ikan, tepung daging, bungkil kelapa dan bungkil
kelapa sawit. Jika terjadi penyimpangan bau (aroma) dari bahan pakan
tersebut dapat diindikasikan terjadinya cemaran dari bahan lain atau
bahan pakan lain.
Penyimpangan bau (aroma) juga dapat mengindikasikan bahwa bahan
pakan atau pakan telah mengalami kerusakan, misalnya dedak atau
pakan yang berbau apek atau tengik, berarti dedak atau pakan tersebut
sudah mengalami kerusakan.
4) Dirasa
Dalam kontrol kualitas ini kita menggunakan indra perasa kita yaitu
lidah. Biasanya dilakukan untuk mengetahui kadar garam pada tepung
ikan. Jika rasa asin mirip dengan asinan maka diperkirakan kadar
garamnya 5%, namun jika rasa asinnya seperti pada masakan,
diprediksikan kadar garamnya berkisar 2-3%.
5) Suara
Identifikasi berdasarkan suara bisa memprediksikan kadar air biji-
bijian. Biji-bijian yang dikeringkan dengan baik saat digoyang-goyang
230

