Page 296 - EBOOK_Persiapan Generasi Muda Pertanian Pedesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia
P. 296

SEMINAR NASIONAL 2017
               Malang 10 April 2017

                      Keunggulan  karena  diferensiasi  hanya  mungin  diperoleh  jika  koperator  memiliki
               kemampuan dan kemauan berinovasi dengan laju  yang lebih cepat  dibanding  dengan  laju
               inovasi  pada  pesaingnya.  Koperator  adalah  orang-orang  yang memiliki komitmen tinggi
               untuk  ikut  menumbuhkan  gerakan  koperasi  yaitu  anggota,  pengurus,  manajer  koperasi,
               birokrat,  dan  katalis.  Keunggulan  karena  biaya  hanya  mungkin  diperoleh  manakala
               koperasi  mampu  mengurangi  pemborosan dengan cara menjual barang yang sesuai dengan
               permintaan  anggota  dan  non-anggota,  memperpendek  waktu  penyimpanan,  dan
               mengurangi  produk  rusak.
                      Peningkatan  daya  saing  koperasi  membutuhkan  suatu  strategi  yang  tepat.
               menyatakan  bahwa  strategi  adalah  suatu  alat  untuk  mencapai  tujuan perusahaan. Strategi
               merupakan  alat yang  paling  penting  untuk  mencapai  keunggulan  bersaing.  Agar  strategi
               yang  dijalankan  tepat,  maka  perusahaan  harus  mengetahui  faktor  internal  dan
               eksternalnya  sehingga  kombinasi  strategi yang  digunakan tepat dengan posisi perusahaan
               saat ini (Marimin, 2004).

               Konsep Balanced Scorecard
                      Pengukuran  kinerja  organisasi  yang  hanya  bertumpu  pada  aspek finansial  tidak
               akan  cukup  memberikan  informasi  yang  mendalam  bagi  pengambil  keputusan
               organisasi.  Hal  ini  disebabkan  kinerja  finansial  cenderung  mengukur  tangible  factors
               sehingga  bersifat  jangka  pendek.  Padahal  ukuran  terhadap  intangible  factors,  seperti
               pengetahuan  organisasi,  kepuasan  karyawan,  kepuasan  pelanggan,  brand  name  dan  lain-
               lain  justru  yang  menjadi  faktor  penyebab  lead  indicator  kinerja organisasi  pada jangka
               panjang (Kaplan dan Norton, 1996).
                      Mulyadi  (2007)  menjelaskan,  untuk  menghadapi  lingkungan  yang  di  dalamnya
               customer  memegang  kendali  bisnis,  ukuran  finansial  sebagai  pengukur  kinerja  memiliki
               keterbatasan sebagai berikut :
                        a.  Ukuran  kinerja  finansial  lebih  mencerminkan  apa  yang  terjadi  di  masa  lalu
                           sehingga dalam perjalanan organisasi ke depan, ukuran tersebut tidak memiliki
                           daya prediksi ke depan,
                        b.  Ukuran  kinerja  finansial  seringkali  menghambat  aktivitas  penciptaan  nilai
                           secara  berkesinambungan  karena  aktivitas  tersebut  baru  dapat  menghasilkan
                           kinerja beberapa tahun ke depan,
                      Perspektif  BSC  berisi  serangkaian  tujuan  dan  ukuran  yang  saling  berkaitan,
               konsisten  dan  saling  mendukung  yang  diturunkan  dari  visi  dan  strategi-  strategi  yang
               relevan  di  tiap-tiap  bagian  dalam  empat  perspektif.  Keempat  perspektif  tersebut  adalah:
               Financial   Perspective    (Perspektif   Finansial),  Customer    Perspective  (Perspektif
               Pelanggan), Internal Business Process Perspective  (Perspektif  Proses  Bisnis  Internal)  dan
               Learning  and  Growth  Perspective  (Perspektif Pembelajaran dan Pertumbuhan).


               3.  Metodologi
                      Data  yang  digunakan  pada  penelitian  ini  adalah  data  primer  yang digunakan  untuk
               melakukan  pembobotan  kinerja,  menentukan  sasaran  strategis,  target  kinerja,  dan
               penentuan  skor  faktor  internal-eksternal. Selain itu data primer dari hasil tinjauan lapangan
               dan  wawancara  digunakan  untuk  melengkapi  identifikasi  faktor  internal-  eksternal
               koperasi   persusuan. Data primer diperoleh melalui beberapa cara :
                   a) Wawancara,  dilakukan  dengan  mengadakan  tanya  jawab  dengan  narasumber.
                      Narasumber adalah pihak-pihak yang berkompeten terhadap masalah yang ada.
                   b) Kuesioner,  dilakukan  untuk  memperoleh  pembobotan  terhadap  indikator  dan  faktor
                      internal-eksternal koperasi.


                              “Penyiapan Generasi Muda Pertanian Perdesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia”     285
   291   292   293   294   295   296   297   298   299   300   301