Page 331 - EBOOK_Persiapan Generasi Muda Pertanian Pedesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia
P. 331
SEMINAR NASIONAL 2017
Malang 10 April 2017
Jika tujuan pelatihan untuk menambah ketrampilan peserta, aktivitas lapangan menjadi
landasan sebuah keberhasilan pelatihan. Praktik dilapangan merupakan cara efektif
untuk meningkatkan ketrampilan karena banyaknya kasus yang akan dihadapi. Kasus
aktual yang terjadi merupakan pembelajaran yang tepat untuk tujuan pelatihan
tersebut. Bentuk pelatihan ini diantaranya dengan cara:
1) Role play
2) Simulasi
3) On the job training
4) Aktivitas sesuai arahan.
c. Strategi Untuk Menumbuhkan Sikap (Perilaku)
Sikap atau perilaku merupaan salah satu parameter yang cukup penting dalam
membangun keberhasilan sebuah tim. Perilaku efektif positif dan lainnya menjadi
dasar komunikasi dan berujung pada sebuah win-win solusi jika melibatkan beberapa
pihak. Cara pelatihan ini dapat dilakukan dengan:
1) Diskusi terpadu
2) Diskusi kelompok
3) Debat
4) Studi kasus.
3. Metodologi
Metode penulisan dalam penyusunan makalah ini adalah melalui riset kepustakaan
atau lebih dikenal dengan studi terhadap buku. Riset kepustakaan ini bertujuan mencari
landasan teori yang berhubungan dengan penyusunan makalah dengan membaca buku-buku
referensi dan makalah-makalah yang didapatkan melalui internet dan juga bahan bacaan
lainnya. Metode ini dimaksudkan untuk memperoleh secara teoritis sebagai bahan yang
mendasari penyusunan makalah serta analisis yang dilakukan.
4. Hasil dan Pembahasan
Metode pembelajaran pendidikan dan pelatihan
Ada beberapa metode yang dapat diterapkan dalam kegiatan diklat bagi generasi muda
pertanian, yakni :
a. Ceramah yaitu salah satu cara penyampaian materi pembelajaran dengan
menuturkan secara lisan. Pada metode ini biasanya hanya terdapat komunikasi satu
arah (one way communication), metode ini sebaiknya dikombinasikan dengan
metode tanya jawab agar terjadi komunikasi timbal balik. Metode ini sangat efektif
diterapkan pada kondisi pembelajaran dimana jumlah pesertanya banyak,
sernentara waktu yang tersedia sedikit, serta bertujuan untuk menyampaikan
informasi-informasi dan fasilitator memiliki kemampuan presentasi yang baik.
b. Diskusi Kelompok (Discussion) yaitu pertukaran pendapat (cooperative thinking)
atau penyatuan pemikiran (pooling of ideas) dua orang atau lebih dalam rangka
memecahkan suatu permasalahan. Metode ini cocok diterapkan dalam kondisi
pembelajaran dengan peserta berjumlah sedikit. Metode ini dapat dijadikan sebagai
media berinteraksi dalam memecahkan suatu permasalahan dan mengembangkan
kepercayaan diri.
c. Latihan (Exercise) yaitu Cara meningkatkan ketrampilan dengan memberikan
latihan-latihan dan praktek. Hal-hal yang perlu dilatih tidak saja ketrampilan,
gerakan, tetapi juga kemampuan verbal olah vokal serta kemampuan berfikir.
“Penyiapan Generasi Muda Pertanian Perdesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia” 320

