Page 332 - EBOOK_Persiapan Generasi Muda Pertanian Pedesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia
P. 332
SEMINAR NASIONAL 2017
Malang 10 April 2017
Untuk melatih kemampuan verbal misalnva bisa dilakukan dengan micro teaching,
presentasi, diskusi, dan lain-lain.
d. Studi kasus (Case Study) yaitu suatu cara memperdalam pengetahuan dan
kemampuan berfikir dalam menganalisa dan memecahkan suatu permasalahan
nyata/kasus. Metode ini sangat efektif digunakan untuk mengembangkan kepekaan
dan kreatifitas peserta dalam memecahkan suatu permasalahan/kasus. Metode ini
sering pula disebut dengan metode problem solving.
e. Kunjungan lapangan yaitu suatu kegiatan membawa peserta ketempat khusus untuk
tujuan khusus. Tujuan tersebut untuk mengamati situasi, mengamati kegiatan atau
praktik atau membawa peserta ketempat yang tidak dapat dibawa ke kelas.
Model pendidikan dan pelatihan bagi generasi muda pertanian
Agri Training Camp (ATC) merupakan suatu pola, pendekatan dan model pelatihan
pertanian bagi generasi muda yang dikemas secara khusus dengan melibatkan berbagai pihak,
baik lembaga pemerintah, lembaga masyarakat khususnya kelembagaan tani, lembaga swasta
maupun lembaga perorangan yang mempunyai kepedulain terhadap kelangsungan dunia
pertanian Indonesia dimasa yang akan datang. Metoda pelatihan yang diberikan melalui out
bound dengan menggabungkan substansi pertanian yang disesuaikan dengan kondisi
lingkungan yang ada.
Agric Training Camp (ATC) adalah diklat yang diperuntukan kaum muda guna
memperkenalkan dunia pertanian secara menarik, menghibur, nyata, aktif, dan menantang
dilapangan, khususnya untuk menarik minat para pemuda dan pelajar terhadap dunia
pertanian serta agar mereka dapat memberikan apresiasi yang wajar dan proporsional terhadap
petani sebagai suatu profesi.
Tujuan dilaksanakannya model pelatihan pertanian ATC adalah; meningkatkan minat,
pengetahuan, dan kepedulian generasi muda terhadap dunia pertanian, menumbuhkan
apresiasi masyarakat umum, khususnya generasi muda terhadap pembangunan pertanian.
Adapun manfaat setelah mengiikuti diklat dengan pola ATC yaitu peserta diharapkan
mempunyai minat dan pengetahuan terhadap dunia pertanian sehingga menjadi calon
wirausahawan dimasa datang dan mempunyai apresiasi yang tinggi terhadap pembangunan
pertanian dan menjadi pelopor perubahan dalam bidang pertanian.
Strategi yang berkenaan dengan penerapan kegiatan pasca pelaksanaan diklat
Berdasarkan fakta dan solusi yang pernah dilakukan, maka upaya untuk meningkatkan
minat generasi muda terhadap dunia pertanian adalah dengan membentuk sebuah
ekstrakurikuler berbasis pertanian disekolah khususnya tingkat SMA, yang didalamnya
mengenalkan serta mengaplikasikan cara-cara bertani yang menyenangkan. Sasaran yang
berhubungan dengan pembentukan, pengembangan, pengelolaan, dan pembinaan
ekstrakurikuler berbasis pertanian yaitu sebagai berikut:
a. Pembina
Pembina ekstrakurikuler ini merupakan seseorang yang memiliki kepedulian
tinggi terhadap masalah pertanian dan kesejahteraan petani. Termasuk didalamnya
adalah masalah rendahnya kepedulian remaja terhadap pertanian Indonesia.
Seseorang tersebut dapat berasal dari sekolah, baik pengajar maupun kepala
sekolah.
b. Pengelola ekstrakurikuler berbasis pertanian (EBP)
Pengelola ekstrakurikuler ini meliputi remaja yang mempunyai komitmen untuk
mengelola langsung ekstrakurikuler berbasis pertanian dan meningkatkan minat
remaja pada pertanian. Pengelola EBP sama seperti ekstrakurikuler pada
“Penyiapan Generasi Muda Pertanian Perdesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia” 321

