Page 333 - EBOOK_Persiapan Generasi Muda Pertanian Pedesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia
P. 333

SEMINAR NASIONAL 2017
               Malang 10 April 2017

                           umumnya  yaitu  terdiri  dari  Pembina,  Ketua,  Sekretaris,  Bendahara,  Pendidik
                           Sebaya, Pendidik Ahli. Komponen penting yang ada dalam EBP adalah :
                           1)  Pendidik Sebaya
                               Remaja yang mempunyai komitmen dan kemampuan untuk berperan sebagai
                               sumber  informasi  tentang  pertanian  bagi  teman  sebayanya  yang  tergabung
                               dalam EBP. Remaja ini aktif mengikuti  pelatihan maupun seminar-seminar
                               yang  berkaitan  dengan  dunia  pertanian.  Pendidik  Sebaya  ini  dapat  berasal
                               dari anggota EBP sendiri.
                           2)  Pendidik Ahli
                               Seseorang  yang  telah  memiliki  pengetahuan  mendalam  di  bidang  pertanian
                               serta bersedia sebagai narasumber bagi para anggota EBP. Selain itu pendidik
                               ahli  juga  mampu  berperan  sebagai  pembimbing  dalam  beberapa  kegiatan
                               yang  dilakukan  oleh  EBP.  Pendidik  Ahli  dapat  berasal  dari  petani,  ketua
                               Gapoktan maupun petugas dinas pertanian setempat.


               5.  Kesimpulan dan Saran

                      Peran  generasi  muda  juga  sangat  berpengaruh  dalam  pembangunan  dunia  pertanian
               dimasa yang akan datang. Selain itu generasi muda juga harus dibekali cara-cara pertanian
               yang baik dan benar, sehingga sewaktu-waktu mereka dibutuhkan, mereka telah siap. Selain
               dari para generasi muda, peran pemerintah juga sangat berpengaruh besar, pemerintah selaku
               pemegang  hak  tertinggu  pemerintahan,  dapat  memberikan  peran  serta  aktif  memberikan
               sumbangsih dalam hal peningkatan pertanian dengan cara memberikan kegiatan pendidikan
               dan pelatihan terhadap generasi muda. Dengan pelaksanaan kegiatan pendidikan dan pelatihan
               yang menyenangkan maka secara tidak langsung akan menumbuhkan minat kepada generasi
               muda terhadap dunia pertanian sehingga mereka akan bisa meneruskan  untuk  menjalankan
               kegiatan usaha pertanian dimasa yang akan datan.
                      Dalam menumbuhkan minat generasi  muda pemuda terhadap dunia pertanian maka
               dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
                  a.  Peningkatan sumber daya manusia terutama generasi muda dalam peran aktif di sektor
                      pertanian melalui pendidikan dan pelatihan;
                  b.  Perubahan  metode,  model  dan  strategi  pelaksanaan  pendidikan  dan  pelatihan  bagi
                      generasi  muda  pertanian  akan  mempengaruhi  minat  generasi  muda  kepada  sektor
                      pertanian
                  c.  Agar  dapat  terus  eksis  dan  beradaptasi  maka  sebuah  lembaga  diklat  harus  terus
                      melakukan proses pembelajaran dan perbaikan terus menerus
                  d.  Pemuda harus bisa lebih giat dalam peningkatan pertanian Indonesia
                  e.  Pemuda juga harus sadar bahwa kita tidak bisa hidup tanpa adanya petani.



               Daftar Pustaka

               Basri, Hasan & Rusdiana. 2015. Manajemen Pendidikan & Pelatihan. Bandung: CV Pustaka
                        Setia.

               Irwandi Hutbah. 2013. Pendidikan dan Pelatihan. Dalam
               http://www.scribd.com/ doc/55461188/Makalah-Pendidikan-Dan-Pelatihan-Diklat





                              “Penyiapan Generasi Muda Pertanian Perdesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia”     322
   328   329   330   331   332   333   334   335   336   337   338