Page 268 - BAHAN AJAR KAPITA SELEKTA KIMIA BERBASIS CASE METHOD DAN PROJECT
P. 268
pH = 9,08
pH = ½ pKw + ½ pKa - ½ log O2
pH = 7 + 2,37 – 0,3
pH = 9,07
Uji Kompetensi
1. Tentukan pH campuran 50 mL larutan ammonia 0,1 M dengan 50 mL larutan asam
-5
-5
asetat 0,1 M bila diketahui Kb NH4OH = 1,8 x 10 . Ka CH3COOH = 1,8 x 10
2. Hitunglah pH larutan NH4Cl 0,052 M!
3. Sebanyak 3,16 gram (CH3COO)2Ca (Mr = 158) dilarutkan dalam air hingga
volumenya 5 liter. Jika Ka CH3COOH = 2 x 10 , Hitunglah pH larutan!
-5
4. Hitunglah massa natrium asetat yang terlarut dalam 2 L larutan CH3COONa dengan
pH = 8 , jika diketahui Ka CH3COOH = 10 dan Mr CH3COONa = 82!
-5
5. Sebanyak 100 ml larutan CH3COOH 0,2 M dicampurkan dengan 100 ml larutan NaOH
0,2 M. Jika Ka = 10 , hitunglah pH larutan setelah dicampurkan!
-5
D. Hasil Kali Kelarutan
Kelarutan (s = solubility) adalah konsentrasi maksimum zat terlarut dalam suatu
larutan. Larutan yang mengandung zat terlarut dengan konsentrasi maksimum disebut
larutan jenuh. Pada suatu larutan jenuh, zat terlarut berada dalam kesetimbangan
antara fase padat dengan ion-ionnya:
+ -
MX(s) → M (aq) + X (aq)
Karena reaksi merupakan kesetimbangan maka dalam suatu larutan jenuh
terdapat suatu tetapan kesetimbangan yang disebut tetapan hasil kali kelarutan (Ksp).
Dengan membandingkan harga hasil kali konsentrasi ion (HKI) yang terdapat
dalam larutan dengan harga Ksp-nya, dapat diperkirakan apakah suatu elektrolit masih
larut atau sudah mengendap dalam suatu larutan.
Jika HKI < Ksp, maka elektrolit belum mengendap
Jika HKI = Ksp, maka larutan tepat jenuh
Jika HKI > Ksp, maka elektrolit sudah mengendap
Kelarutan suatu zat adalah jumlah zat yang melarut dalam 1 liter larutan jenuh
pada suhu tertentu. Jumlah zat dapat dinyatakan dalam mol atau gram. Kelarutan molar
244 | Berbasis Case Method & Project