Page 1325 - ATP 2024_Neat
P. 1325

Modul Ajar Kurikulum Merdeka


                      Datuk Hitam memandang utusan itu. Wajah utusan itu tampak tegang. Jelas
                      sekali dia sedang mengemban perintah serius dari raja.

                      “Baiklah, Tuan. Perintah apa gerangan yang diberikan raja kepada saya?” tanya
                      Datuk Hitam akhirnya.

                      Penyebutan nama Datuk Hitam dan penggunaan kata ganti orang ketiga dia
                      menunjukkan hikayat tersebut menggunakan sudut pandang orang ketiga.

                    3. Setuju. Dalam hikayat tersebut tidak ada kata-kata sulit. Hikayat tersebut tampak
                      seperti cerita ulang dari hikayat yang tidak lagi menggunakan bahasa Melayu
                      lama, tetapi menggunakan bahasa Indonesia masa kini.
                    4. Kekuatan hikayat tersebut terletak pada tokoh dan penokohannya.
                      Hubungan antara tokoh Datuk Hitam dengan tokoh-tokoh lainnya tampak hidup
                      sesuai dengan logika hikayat.
                    5. Hal yang menarik perhatian ialah hikayat tersebut mudah dipahami.

                      Tidak seperti hikayat pada umumnya yang menggunakan bahasa Melayu lama
                      dengan logika berpikir bahasa tersebut. Selain itu, hal menarik lainnya ialah
                      karakter para tokohnya. Misalnya, Datuk Hitam yang sakti, tetapi tidak sombong
                      dan tetap saling menghargai sesama.
                    6. Hal yang paling berkesan ialah jiwa kepahlawanan tiap-tiap tokoh.
                    7. Hal yang paling berkesan ialah kepaduan semua unsur dalam hikayat, antara
                      latar, tokoh, alur, tema, sudut pandang, dan amanat dikemas dengan padu dan
                      saling mendukung.

                    8. Unsur kemustahilan dalam hikayat tersebut disamarkan. Datuk Hitam, misalnya,
                      disebutkan sebagai tokoh yang memiliki kesaktian. Namun, kesaktian itu hanya
                      sebagai pengantar baginya agar dikagumi dan disegani.


                    (Jawaban peserta didik dianggap benar jika sama atau mendekati kunci jawaban
                    tersebut.)
                    Kegiatan Tindak Lanjut

                    Peserta didik dapat mencari teks hikayat lain yang ramah dan santun untuk dibaca,
                    ditafsirkan, diapresiasi, dan dievaluasi. Peserta didik diberi anjuran untuk
                    melakukan penelusuran seperti itu sebagai kegiatan mandiri.


                G.  KEGIATAN PENGAYAAN DAN REMEDIAL


                   Pengayaan
                    •  Pengayaan diberikan untuk menambah wawasan peserta didik mengenai materi
                        pembelajaran yang dapat diberikan kepada peserta didik yang telah tuntas
                        mencapai Capaian Pembelajaran (CP)

                    •  Pengayaan dapat ditagihkan atau tidak ditagihkan, sesuai kesepakatan dengan
                        peserta didik.

                    •  Berdasarkan hasil analisis penilaian, peserta didik yang sudah mencapai
                        ketuntasan belajar diberi kegiatan pembelajaran pengayaan untuk perluasan
                        atau pendalaman materi.






               Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut SMA Fase F Kelas XII
   1320   1321   1322   1323   1324   1325   1326   1327   1328   1329   1330