Page 25 - Modul Pengembangan Pangan Fungsional
P. 25

jenuh jamak dalam kulit segera dioksidasi oleh radiasi ultra violet dari matahari

                       dan membentuk radikal bebas yang merugikan. Hal ini dapat merusak DNA sel
                       dan menyebabkan kanker kulit. Sementara lemak jenuh bersifat stabil, sehingga

                       tidak teroksidasi dan tidak membentuk radikal bebas.
                   3.  Diabetes : penelitian pada manusia dan primata menunjukkan bahwa asam lemak

                       trans menurunkan respon sel darah merah terhadap insulin, sehingga rnenimbulkan
                       efek  diabetogenik.  Imunitas  :  Asam  lemak  trans  berpengaruh  buruk  terhadap

                       respon imun dengan menurunkan efisiensi respon dari sel B dan meningkatkan

                       proliferasi  sel  T.  Penelitian  ini  dilakukan  di  Maryland  menggunakan  mencit.
                       Namun  masalah disfungsi  imunitas pada  manusia, tetap masih perlu dievaluasi

                       secara sistematis.

                   4.  Reproduksi  dan  Laktasi  (menyusui)  :  Penelitian  terbaru  di  luar  Amerika  telah
                       menunjukkan bahwa asam lemak trans berdampak pada organ-organ reproduksi

                       dan  menurunkan  jumlah krim (volume)susu  baik pada  manusia  maupun  semua
                       spesies yang sedang laktasi.

                   5.  Kegemukan :  Pada dasarnya asam  lemak trans  menyebabkan perubahan  fungsi
                       homeostasis membran sel, misal : mengambil alih transport membran dan cairan

                       membran.  Isomer-isomer  asam  lemak  tersebut  mengubah  ukuran  sel  adiposa,

                       jumlah sel, komposisi asam lemak dan golongan lemak


                   Materi Pembelajaran 6. Sifat Fungsional Bahan Pengganti Lemak (Fat Replacer)
                   A. Bahan Substitusi Lemak

                          Dewasa ini pola hidup yang kurang baik dapat menyebabkan berbagai macam
                   penyakit,  seperti obesitas yang  disebabkan  oleh  terlalu  banyak  mengonsumsi junk

                   food yang  mengandung  banyak  lemak.  Lemak  pada  makanan  umumnya  dapat

                   menyebabkan obesitas apabila dikonsumsi berlebihan. Kelebihan lemak yang disimpan
                   dalam tubuh tidak memberikan manfaat apapun selain penyakit yang akan timbul di

                   kemudian  hari.  Jaringan  lemak  ini  terjadi  karena  energi  (kalori)  yang  masuk  lebih

                   banyak  dari  energi  yang  keluar.  Saat  ini  tingkat  obesitas  di  Indonesia  berada  pada
                   urutan  10  dunia  dan  banyak  melanda  anak  sejak  usia  dini.  Riset  kesehatan  dasar

                   (Riskesdas)  tahun  2013  juga  menunjukkan  sebanyak  18,8%  anak  usia  5-12  tahun
                   mengalami kelebihan berat badan dan 10,8% menderita obesitas (Utami dan Aozora,

                   2018).






                                                                                                    24
   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30