Page 193 - E-MODUL KONSEP DASAR PKN
P. 193
Faktor-faktor yang mendorong terbentuknya keragaman masyarakat Indonesia
menurut Elisanti dan Tintin (2009) sebagai berikut:
1. Faktor Biologis
Faktor biologis menjadi faktor dasar bagi sebuah perbedaan. Faktor biologis adalah
sebuah faktor pendorong yang tergambar jelas dari fisik. Maksudnya adalah
perbedaan manusia yang dilihat berdasarkan ciri-ciri fisik yang dimiliki oleh
manusia tersebut. Perbedaan fisik terlihat dari suku dan ras yang dimiliki.
Perbedaan nyata dalam kehidupan kita banyaknya perbedaan suku bangsa daerah
yang ada di Indonesia itu bisa dilihat dari bentuk fisiknya seperti suku bangsa dari
daerah Nias yang ada di pulau Sumatera dengan suku bangsa daerah Asmat yang
ada di pulau Papua sudah jelas berbeda. Contohnya saja dari rambutnya suku Nias
rata-rata rambutnya lurus sedangkan di suku Papua yaitu Asmat rambutnya rata-
rata keriting ataupun kribo dan dari warna kulitnya di suku Nias rata-rata
masyarakatnya itu adalah warna putih ataupun lebih ke kuning langsat sedangkan
warna kulit Suku Asmat di Papua adalah warna hitam ataupun warna gelap. Suku
Nias biasanya hidungnya mancung mancung ataupun kalau tidak mancung dia kecil
tetapi suku Asmat yang ada di Papua hidungnya besar. Itulah mengapa dikatakan
oleh para ahli bahwasannya faktor biologis adalah faktor yang mendorong
terbentuknya keragaman berdasarkan ciri-ciri fisik.
2. Faktor geografis dan pengaruh bangsa asing
Maksud dari faktor geografis ini adalah negara Indonesia sebuah negara yang
memiliki posisi strategis yang mana terletak di persimpangan atau di antara jalur
lintasan internasional antara Asia dan India dan menjadi bukti bahwasannya
Indonesia berinteraksi sosial dengan bangsa asing dengan ini bisa membuat
Indonesia memiliki kemajemukan masyarakat yang lebih beragam lagi. Menurut
ahli, negara Indonesia terletak di bagian khatulistiwa di peta dunia yang mana
Indonesia juga terletak di garis khatulistiwa Indonesia dengan memiliki tiga belahan
bagian waktu yaitu WIB, WIT dan WITA. Dengan begitu berbeda karakter suku
bangsa, adat istiadat yang ada dibelahan waktu bagian barat dengan timur, barat
dengan tengah ataupun timur dengan tengah akan berbeda karena faktor geografis
menjadi faktor pendukung terbentuknya sebuah keberagaman di Indonesia. Faktor
geografis benar-benar sebagai faktor pendukung terbentuknya sebuah perbedaan
yang ada di Indonesia, contohnya sudah pasti berbeda adat istiadat yang ada di
BAB 8 KERAGAMAN DAN KOMUNIKASI ANTAR SOSIAL BUDAYA | 179